KARANGANYAR, Kebumen24.com – Desa Pohkumbang, Kecamatan Karanganyar, Kabupaten Kebumen dipilih menjadi Desa binaaan program Pemprov Jateng, yakni satu OPD satu desa binaan. Desa binaan ini fokus pada pengembangan UMKM, yakni kerajinan anyaman bambu.
Desa Pohkumbang adalah desa binaan dari Bagian Umum Pemprov Jateng dan ditinjau langsung oleh Wakil Gubernur Jawa Tengah Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen Kamis 4 Februari 2021. Turut hadir mendampingi Kepala Dispermades Kebumen Frans Haidar, Forkopimcam, Ketua Forum Santri Indonesia Cabang Kebumen Gus Fachrudin Achmad Nawawi serta pemerintah Desa setempat.
Disela sela peninjaunnya Taz Yasin menyampaikan untuk desa binaan di Pohkumbang dinilai sudah cukup bagus. Apalagi masyarakat sudah banyak yang menekuni kerajinan anyaman sebagai bagian dari mata pencaharian mereka. Ke depan, desa binaan ini perlu dibackup terus untuk meningkat roda perekonomian mereka.
“Nanti kita bantu promosikam sehingga harganya bisa naik. Pemasarannya lancar,” ujarnya.
Gus Taj Yasin yang sekaligus sebagai Ketua Tim Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan Daerah (TKPKD) Jateng menjelaskan bahwa program ini akan terus dikuatkan. Untuk itu pihaknya akan menggandeng para perusahaan untuk membagikan CSR-nya kepada desa binaan.
“Jadi tergatung kebutuhnnya apa? Nanti kita carikan CSR untuk membantu, dan mengalihkan ke desa binaan,” ucapnya.

Selain program “Satu OPD Satu Desa Dampingan”, berbagai upaya digencarkan guna mendorong peningkatan ekonomi masyarakat yang berdampak terhadap kesejahteraan warga miskin. Pemerintah Provinsi Jawa Tengah terus mendukung pertumbuhan usaha produktif di semua kalangan masyarakat, termasuk menggenjot pertumbuhan UMKM di lingkungan pondok pesantren.
Ia berharap program ini juga bisa ditiru oleh para OPD di tingkat kabupaten, begitu juga di Kebumen. Sebab, ia meyakini program ini bisa menurunkan angka kemiskinan dengan semakin banyaknya desa yang diberdayakan.
“Harapannya kebijakan ini tidak hanya dilakukam oleh pemprov Jateng, tapi juga OPD Kebumen,” tuturnya.
Pria yang akrab disapa Gus Yasin ini menegaskan, program ini akan tetap terus berjalan meskipun adanya pandemi corona. Bahkan menurutnya justru dengan adanya pandemi ini, ia meminta kepada para OPD melakukan pembinaan dan pendampinginan di projek desanya masing-masing.
“Semakin banyak desa yang dibina semakin baik. Kami minta di 2021 ini OPD sudah mulai kembali mengajukan desa-desa yang akan dibina di seluruh kabupaten,”imbuhya.
Pada kesempatan itu, kegiatan kunjungan desa binaan di Pohkumbang dibarengi dengan pemberian bantuan untuk Taman Pendidikan Al-Quran (TPQ), bantuan fasilitas umum di lapangan desa untuk olahraga.(k24/IMAM/AL).
Eksplorasi konten lain dari Kebumen24.com
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

















