BULUSPESANTREN, Kebumen24.com – Arifin Ilyas (26) warga Desa Ampih Kecamatan Buluspesantren dipastikan meninggal dalam tragedi Sriwijaya Air SJ 182. Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polri berhasil mengidentifikasi tujuh korban baru penumpang pesawat Sriwijaya rute Jakarta-Pontianak salah satunya Arifin.
Kabar duka tersebut telah diterima keluarga Arifin Ilyas. Hal itu dibenarkan Camat Buluspesantren Budhi Suwanto ketika dikonfirmasi wartawan. Bahkan pihak keluarga telah pergi ke Jakarta dalam rangka menjemput jenazah almarhum.
“Kemarin Sabtu (16/1) habis maghrib keluarga berangkat ke Jakarta untuk menjemput jenazah almarhum,” katanya, Minggu 17 Januari 2021.
Budhi mengaku belum dapat memastikan kapan jenazah dibawa pulang. Namun, informasi sementara yang dirinya terima jenazah akan diberangkarkan dr Jakarta besok hari Senin, 18 Januari 2021 pukul 08.00 WIB. Ia juga menyebut, Jasa Raharja didampingi polisi sudah mendatangi rumah Arifin Ilyas.
“Jasa Raharja sudah mendatangi rumah korban untuk memberikan bantuan,” jelasnya.
Sementara itu, informasi yang dihimpun bahwa Tim DVI Polri telah berhasil mengidentifikasi sebanyak 24 jenazah penumpang pesawat Sriwijaya Air SJ 182. Selain kru pesawat, juga sebagian penumpang termasuk Arifin Ilyas. Arifin merupakan warga Desa Ampih Kecamatan Buluspesantren yang turut serta penerbangan ke Pontianak itu.
Tim forensik sendiri, berhasil mengungkap identitas jenazah Arifin Ilyas berdasarkan pencocokan DNA dengan keluarga dekat. Memang sebelumnya, setelah ada kabar pesawat hilang kontak keluarga Arifin bertolak ke Jakarta untuk menyerahkan sejumlah dokumen. Beberapa hari berselang, keluarga menyatakan menerima segala apapun hasil pencarian terhadap Arifin yang bekerja teknisi pada perusahaan penyedia jasa alat berat itu.(K24/THR).
Eksplorasi konten lain dari Kebumen24.com
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.















