KEBUMEN, Kebumen24.com – Pemerintah Kabupaten Kebumen menyiapkan berbagai agenda budaya, religi, dan kebersamaan untuk memeriahkan Hari Jadi Kabupaten Kebumen ke-397. Salah satu yang menjadi daya tarik utama adalah penampilan 397 penari pelajar serta Kembul Bucana dengan 3.000 porsi nasi tempelang yang akan digelar pada puncak peringatan, Jumat (21/8/2026).
Rangkaian kegiatan tersebut disampaikan dalam konferensi pers di Sasana Pambiwara, Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Kebumen, Rabu (19/8/2026). Hadir Kepala Dinas Kominfo Kebumen Hj. Wahyu Siswanti, S.E., M.Si., Sekretaris Diskominfo Kabupaten Kebumen Andri Kurniawan, S.STP., dan Kepala Bagian Pemerintahan Setda Kabupaten Kebumen Muhammad Al Ghaniy Akbar.
Muhammad Al Ghaniy Akbar menjelaskan, rangkaian Hari Jadi Kabupaten Kebumen ke-397 diawali dengan ziarah ke makam para leluhur dan bupati terdahulu yang telah dilaksanakan pada Rabu (19/8/2026).
Selanjutnya, pada Kamis (20/8/2026), akan digelar prosesi penjamasan pusaka Kabupaten Kebumen sebagai ritual membersihkan pusaka peninggalan yang diwariskan secara turun-temurun dari para bupati terdahulu. Pada malam harinya dilanjutkan doa bersama, pembacaan Yasin dan tahlil di Pendopo Kabumian, serta Semaan Al-Qur’an di Rumah Berdaya lantai 1 Kompleks Pendopo Kabumian.
Puncak peringatan Hari Jadi Kabupaten Kebumen ke-397 akan berlangsung pada Jumat (21/8/2026) melalui upacara yang menggunakan pakaian adat dan bahasa Jawa. Seusai upacara, masyarakat akan disuguhi pertunjukan seni berupa Tari Lawet, Tari Cepetan, dan Tari Kuda Lumping yang dibawakan oleh 397 pelajar tingkat SMP dan SMA se-Kabupaten Kebumen. Penampilan tersebut akan ditutup dengan flashmob yang menggabungkan ketiga tarian tradisional tersebut.
Selain pertunjukan seni, Pemerintah Kabupaten Kebumen juga menggelar Kembul Bucana, yakni makan bersama Bupati dan masyarakat di halaman Pendopo Kabumian. Sebanyak 3.000 porsi nasi tempelang akan disediakan dengan menu yang sama bagi seluruh peserta, terdiri dari nasi yang dibungkus daun pisang, telur dadar, oseng mi, dan tempe orek sebagai simbol kebersamaan dan kesetaraan.
Rangkaian peringatan akan ditutup pada Sabtu (22/8/2026) dengan Kirab Budaya yang mengambil rute dari Pendopo Kabumian menuju Tugu Lawet dan kembali ke Alun-alun Kebumen. Kirab akan dimeriahkan Grebeg Gunungan yang berisi berbagai hasil bumi, seperti sayuran dan buah-buahan, sebagai wujud rasa syukur sekaligus upaya melestarikan tradisi budaya Kabupaten Kebumen.
Melalui rangkaian kegiatan tersebut, Pemerintah Kabupaten Kebumen berharap peringatan Hari Jadi ke-397 menjadi momentum untuk memperkuat pelestarian budaya, mempererat kebersamaan masyarakat, serta menumbuhkan rasa bangga terhadap daerah. (K24/Ilham)
Eksplorasi konten lain dari Kebumen24.com
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.















