PERISTIWA

Arifin Ilyas Penumpang Pesawat Sriwijaya Air dikenal Baik dan Baru Menikah Pada Tahun 2019

4094
×

Arifin Ilyas Penumpang Pesawat Sriwijaya Air dikenal Baik dan Baru Menikah Pada Tahun 2019

Sebarkan artikel ini
Arifin Ilyas

BULUSPESANTREN, Kebumen24.com – Arifin Ilyas (26) seorang warga Desa Ampih Kecamatan Buluspesantren menjadi salah satu penumpang pesawat Sriwijaya Air rute Jakarta-Pontianak dengan penerbangan SJ 182 yang hilang kontak, Sabtu 9 Januari 2021 kemarin. Arifin merupakan anak kedua dari 3 bersaudara pasangan Sariman dan Sunarti warga Desa Ampih Kecamatan Buluspesantren.

 

Arifin baru menikah tahun 2019 dan hingga kini belum dikaruniai anak. Arifin bekerja di salah satu perusahaan alat berat PT Prima Sarana Mustika sebagai teknisi. Arifin merupakan alumni SDN Ampih, SMPN 2 Buluspesantren dan SMK Muhammadiyah Kutowinangun.

 

Selain dikenal baik oleh keluarga dan kerabat, Arifin yang bekerja sebagai teknisi alat berat ini juga mudah bergaul dilingkungan masyarakat. Keluarga berharap, Arifin segera ditemukan.

 

Hal itu diungkapkan Khaerul Anwar (21) yang merupakan adik korban saat ditemui di rumah Arifin RT 1 RW 2 Desa Ampih Senin 11 Januari 2021. Menurutnya, Arifin merupakan sosok kakak yang baik. Arifin juga pribadi pekerja keras dan memiliki hubungan yang erat dengan keluarga terutama orang tua.

 

‘’ Dengan keluarga, ia juga kerap berkirim kabar secara berkala. Sering komunikasi dengan ibu,’’ ucapnya.

 

Lebih jauh Khoerul Anwar (21) mengaku juga sangat sedih dengan kabar kakaknya menjadi salah satu penumpang pesat tersebut. Kerabat, tetangga dan teman korban pun telah menjenguk ke rumah sejak semalam. Bahkan, orang tuanya, istri dan mertua korban juga telah pergi ke Jakarta untuk memastikan kondisi kakaknya.

 

‘’ Ya pastinya kami sangat khawatir dan sedih. Saya berharap segera ditemukan,’’ ungkapnya

 

Anwar mengungkapkan, Arifin sudah lebih dari 2 tahun bekerja di perusahaan alat berat. Akhir Desember kemarin, ia pulang ke rumah beserta istrinya. Lantaran hendak berpindah lokasi kerja ke Pontianak, sang istri dimintanya tinggal di Kebumen.

 

‘’ Pulang sebelum tahun baru dan berangkat Selasa 5 Januari 2021,’’imbuhnya.

 

Selain itu, menurut Anwar sebelumnya tidak ada firasat apapun yang diterimanya. Bahkan saat di Kebumen, ia dan kakaknya tersebut kerap bercanda. Namun, sesaat sebelum terbang ke Pontianak kakaknya berkirim situasi bandara ke ibunya.

 

‘’ Saat di bandara sempat kirim gambar ke ibu,’’tambahnya.

 

Sementara itu, Sulistiyo selaku Ketua RT 1 RW 2 Desa Ampih mengatakan Arifin memang jarang di rumah karena bekerja merantau. Namun demikian, sosok Arifin adalah pemuda yang baik dan mudah bergaul.

 

‘’ Anaknya aik dan suka bergaul dengan masyarakat. Kalau kebetulan pulang pasti menyapa tetangga,’’ungkapnya

 

Sulistiyo yang bersebelahan dengan rumah Arifin menuturkan bahwa korban juga memiliki banyak teman. Hal itu terlihat semalam saat keluarga dan teman-temannya mendengar Arifin menjadi salah satu penumpang pesawat.

 

‘’ Setelah mendengar Arifin ikut menjadi korban dalam pesawat, semalam banyak teman-teman kesini, imbuhnya.

 

Seperti diberitakan sebelumnya, salah satu penumpang pesawat Sriwijaya Air rute Jakarta-Pontianak yang hilang kontak setelah lepas landas adalah warga Kebumen. Arifin Ilyas warga Desa Ampih diketahui hendak terbang ke Kalimantan karena pekerjaan.

 

Kabar ikut sertanya Arifin dalam rombongan pesawat itu membuat sedih keluarganya. Orang tua, istri, mertuanya pun kini tengah ke Jakarta untuk memastikan kabar Arifin. Keluarga korban berangkat ke Jakarta, Minggu 10 Januari 2021 sekira pukul 09.00 WIB.(K24/THR).

 


Eksplorasi konten lain dari Kebumen24.com

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

@Kebumen24.com