KEBUMEN, Kebumen24.com – Adanya pandemi covid 19, hampir seluruh kegiatan pembelajaran baik di pendidikan formal maupun pesantren sempat terhenti demi memutus mata rantai penmyebaran virus corona. Namun setelah pemerintah menerapkan new normal, aktivitas masyarakat kembali diizinkan dengan catatan wajib mematuhi protokol kesehatan sesuai anjuran pemerintah.
Seperti yang dilakukan Madrasah Diniyah Ponpes Salafiyah Dukuh Wonoyoso kelurahan Bumirejo Kecamatan Kebumen. Pembelajaran tatap muka dilaksanakan dengan tetap mengendepankan protokol covid atau 3 M, yaitu mencuci tangan, wajib mengenakan masker dan menjaga jarak. Selain itu disini program jogo santri juga terus dijalankan
Pengajar Ponpes Salafiyah Muhammad Atkhohi Wafa mengtatakan, sebenarnya pembelajaran tatap muka ini dilakukan sudah berlangsung beberapa bulan lalu. Hal itu mengingat pentingnya pendidikan agama bagi anak anak usia dini. Terlebih menurutnya, pondok pesantren mmerupakan salah satu lembaga pendidikan yang tertua di Indonesia. Disis lain, pesantren juga turut membangun bingkai pendidikan masyarakat dengan mengedepankan Akhlakul Karimah.
Diakuinya, sejauh ini pihaknya juga telah mendapat dukungan dari pemerintah. Yakni adanya Program Bantuan Operasional Pendidikan Pesantren, dimana bantuan tersebut sangat berguna untuk mendukung media pendidikan dan juga tersedianya alat alat protokol kesehatan covid 19.
” Alhamdulilah sampai hari ini sudah ada perhatian dari pemerintah terkait dana covid 19 untuk mendukung media media pendidikan di pondok pesantren, dan juga bermanfaat untuk menjaga kesehatan dan kebersihan apalagi di masa Pendemi Covid 19 saat ini,” ujar pengasuh yang akrab disapa Gus Wafa itu.
Lebih lanjut Gus Wafa pada ponpes yang diasuhnya telah mewajibkan para santri dan pengajar untuk menggunakan masker disetiap proses belajar mengajar. Dan disyukuri proses belajar mengajar bisa tetap berjalan dengan lancar.
“Alhamdulillh lancar Cuma karena adanya covid ini tetap menjaga protocol kesehatan dengan diwajibkan penggunaan masker dan handsanytizer kepada para santri dan kegiatan tetap berjalan lancar seperti biasa,” ungkap Gus Wafa.(K24/IMAM).
Eksplorasi konten lain dari Kebumen24.com
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

















