Pendidikan

Hari Guru: Ada Setetes Harapan dibenak GTT

2000
×

Hari Guru: Ada Setetes Harapan dibenak GTT

Sebarkan artikel ini

KEBUMEN, Kebumen24.com- Guru Honorer dinilaiu memiliki peranan penting di dalam dunia pendidikan. Hal itu dikarnakan beban kerja yang diemban mereka pun tidak jauh berbeda dengan guru guru ASN.

 

Mereka tetap bersemangat untuk mengajar walaupun kesejahteraan yang didapatkan belumlah sesuai dengan yang diharapkan. Namun, landasan yang diniata keikhlasan dan panggilan jiwa untuk mencerdaskan anak bangsa menjadi penyemangat untuk terus berjuang di dunia pendidikan. Untuk itu ada setets harapan dibenak para sang guru tidak tetap (GTT), khususnya di momen Hari Guru Nasional yang jatuh pada tanggal 25 November ini. Tak salah jika predikat Pahlawan Tanpa Tanda Jasa sangatlah pantas disematkan kepada mereka para guru honorer saat ini.

 

Salah satu Guru Honorer yang telah mengabdi selama 13 tahun di SDN 1 Wonosari Kebumen Sulasih mengatakan, menjadi guru merupakan cita cita sedari kecil. Beranjak terjun didunia pendidikan pada tahun 2007, ia mengabdikan diri sebagai guru honorer. Meski begitu Ia juga tetap bersyukur karna pemerintah mulai memikirkan nasib para guru honorer melalui honor daerah yang diterimanya setiap bulan. Selain itu guru honorer yang sudah lama mengajar juga sudah masuk dalam dalam Data Pokok Pendidikan atau Dapodik.

 

” Saya mengabdi di SDN 1 Wonosari dari 2007 sampai sekarang sudah ada kurang lebih 13 tahun dan Alhamdulillah mulai 2 tahun ini sudah mendapatkan honor daerah tiap bulannya, dan bagi honorer yang sudah lama mengajar sudah masuk Dapodik,” ucapnya Rabu, 25 November 2020

 

Dirinya juga mengakui kewajiban antara Guru Honorer dan Guru ASN memiliki tanggung jawab yang sama, yaitu mengajar para siswa. Bahkan terkadang guru honorer juga merangkap sebagai operator Dapodik, dimana semua berkaitan dengan pendapatan peserta didik, PTK, Sapras serta Verval ponsel yang berkaitan dengan bantuan kuota dimasa pandemi saat ini dan semuanya harus dilaporkan hingga ke Pusat, yang dalam hal ini Kemendikbud.

 

“Beban kerja sebagai guru honorer itu sama dengan guru ASN bahkan terkadang ada beban tambahan yaitu sebagai operator dapodik, karena di sekolah kami tidak ada TU jadi saya merangkap sebagai operator, selain tugas pokoknya mengajar,” jelas Asih.

 

Lebih lanjut dirinya mengharapkan baik secara pribadi dan juga mewakili rekan sesama guru honorer agar pemerintah lebih menghargai masa kerja yang telah dilalui oleh guru honorer. Dengan dipermudah untuk menjadi ASN, karena beban kerja dan tanggung jawab juga sama yaitu mencerdaskan anak bangsa.

 

” Harapannya sebagai pribadi dan mewakili teman teman meminta kepada pemerintah untuk memperhatikan nasib honorer, dan hargai masa kerja kami yang sudah bertahun-tahun untuk dipermudah tidak hanya lulusan baru yang mempunyai serdik, harapan lainnya kesejahteraan mohon lebih diperhatikan karena beban kerja kita sama dengan PNS,” pungkas asih.

 

Hal senada juga disampaikan oleh Eka Dani Rahmawati yang telah mengabdi selama 11 tahun sebagai guru honorer mengatakan beban kerja tidak ada perbedaan dengan guru ASN yaitu menjadi guru kelas. Harapannya para guru honorer semakin diperhatikan oleh pemerintah.

 

” Beban kerja sama dengan ASN yaitu menjadi guru kelas, harapannya ya semoga dipermudah untuk menjadi ASN,” Katanya.

 

Sementara itu salah satu Guru ASN di SDN 1 Wonosari Siti Fatianah mengatakan pada peringatan guru nasional agar pemerintah lebih memperhatikan kesejahteraan para guru GTT, dan masa kerja mereka bisa dipertimbangkan  untuk pengangkatan P3K ataupun ASN kedepannya. Dikarenakan dengan terbatasnya jumlah guru ASN saat ini, kehadiran guru honorer sangatlah penting dan sangat membantu dalam dunia pendidikan.

 

” Pada peringatan Hari Guru Ini agar pemerintah lebih memperhatikan guru honorer untuk dipermudah menjadi ASN atau P3K, karena terus terang dengan jumlah guru negri yang sangat terbatas itu sangat berat bagi kami seandainya tidak terbantu oleh mereka, jadi keberadaan para Guru Honorer ini sangat membantu pekerjaan kami disini,” (K-24/IMAM)


Eksplorasi konten lain dari Kebumen24.com

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

@Kebumen24.com