KEBUMEN, Kebumen24.com – Bagi warga masyarakat perlu diketahui, bahwa untuk penanganan pasien Covid-19 di rumah sakit itu berbeda dengan pasien sakit lainya. Selain harus menjalani isolasi pada ruangan khusus, tenaga kesehatan yang menangani pun juga tersendiri. Dengan begitu biaya yang dikeluarkan pun rata rata mencapai Rp 7,5 juta dalam perhari.
Hal itu dijelaskan Kepala Bidang Pelayanan Medis RSDS Kebumen Sri Fatmawati, saat ditemui di Ruang Kerjanya, Kamis 8 Oktober 2020.
Menurutnya, biaya tersebut tidak sama dengan pasien yang membutuhkan penanganan khusus. Seperti harus di tempatkan pada ruang ICU ataupun memerlukan ventilator saat menjalani perawatan. Disisi lain, untuk pasien yang meninggal pun ditangani dengan protokol covid-19 sesuai anjuran Kementerian Kesehatan.
“Kita siapkan petugas khusus untuk pemulasaraan jenazah. Dan kita pastikan semua pasien covid 19 yang meninggal kita perlakukan sesuai anjuran yang ada ,” jelasnya.

Terkait pembiayaan, Pihaknya mengaku selama ini biaya pasien Covid-19 ditanggung oleh pemerintah. Baik dari Kementerian Kesehatan maupun Jaminan Kesehatan Daerah (Jamkesda). Namun, untuk Jamkesda hanya dapat menanggung biaya pasien yang berKTP Kebumen.
“Untuk klaim ke Kementerian Kesehatan ada kriteria yang cukup ketat. Kriteria yang tidak dapat diklaim seperti hasil laboratorium tidak lengkap, tidak ada gejala lain, pasien usia kurang 60 tahun,”terangnya.
Selanjutnya untuk pelayanan, pihak rumah sakit pun telah menerapkan prosedur pelayanan yang ketat sesuai anjuran pemerintah. Mulai dari pasien datang harus menjalani screening awal di pintu masuk, pengecekan suhu tubuh, cuci tangan dan sejumlah pertanyaan. Pasien yang ada curiga Covid-19 nantinya akan dipisahkan ke ruang penanganan khusus.
“Semua pengunjung kita periksa, dan bagi Petugas kita semuanya menggunakan APD lengkap,’’ imbuh Fatma.

Lebih jauh Fatma mengungkapkan, bahwa hingga kini, pasien Covid-19 yang terlayani di RSUD dr Soedirman Kebumen sebanyak 287 orang. Dari jumlah tersebut 157 pasien positif, 130 orang hasil lab negatif, 7 orang meninggal dunia dan 22 orang meninggal tanpa hasil swab.
Kepada masyarakat pihaknya juga mengingatkan untuk selalu mematuhi protokol kesehatan sesuai anjuran pemerintah. Salah satunya waijb menggunakan masker saat melakukan aktivitas keluar rumah.
“Terapkan protokol kesehatan dalam kehidupan. Gunakan masker dengan baik, maskermu melindungiku dan maskerku melindungimu,” tandasnya.(K24/THR).
TONTON VIDEONYA :
Eksplorasi konten lain dari Kebumen24.com
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















