KEBUMEN, Kebumen24.com – Kapolres Kebumen AKBP Rudy Cahya Kurniawan melakukan pengecekan karantina mandiri kepada Ponpes di Kebumen yang sebelumnya dinyatakan terdapat santri positif covid-19 setelah hasil test swab. Kendati begitu Pengecekan dilakukan hanya melalui video call dari uang kerja Kapolres dengan para pengurus pondok dan juga santri.
Pengecekan melalui video call ini bertujuan untuk mengurangi kontak langsung dengan para santri yang sedang menjalankan karantina.
Dalam video call melalui android, Kamis 8 Oktober 2020, AKBP Rudy meminta jubir Ponpes menunjukkan kegiatan santri saat karantina. Selain itu Kapolres juga menanyakan bagaimana proses karantina mandiri di Ponpes yang sebelumnya dinyatakan sebagai klaster penyebaran virus corona covid-19 di Kebumen.
“Sekarang kan masih karantina. Tidak semua boleh keluar masuk di Ponpes itu. Sehingga kita cek melalui video call, sambil kita ingin tahu bagaimana aktivitas di dalam Ponpes,” jelas AKBP Rudy.

Kapolres juga memastikan kegiatan olahraga dan bantuan kebutuhan pokok dari pemerintah sudah diterima oleh pihak pesantren. Sedangkan kepada para santri yang sedang menjalani karantina, AKBP Rudy berpesan agar tetap semangat dan bergembira sehingga bisa lekas sehat.
Dalam kesempatan itu, Kapolres juga melakukan video call dengan Ponpes Al Hasani Desa Jatimulyo dan terhubung dengan pengasuh Ponpes Gus Fachrudin Achmad Nawawi. Kapolres kembali mengingatkan agar Prokes tetap diterapkan di Ponpes yang sebelumnya dilaunching sebagai Ponpes Siaga Candi.
“Protokol kesehatan tetap kita jalankan, Pak Kapolres. Santri di sini tetap menjaga jarak, mencuci tangan, menggunakan masker,” ungkap Gus Fachrudin yang juga Ketua RMI NU Kebumen dan Ketua DPC FSI Kebumen.
Seperti diketahui, Ponpes Al Hasani sebelumnya telah dijadikan pilot project oleh Polda Jateng sebagai Ponpes Siaga Candi. Adapun metode pembelajaran yang diterapkan kepada santri yakni dari sejak awal corona merebak diarahkan untuk menerapkan protokol kesehatan.
Terkhir belum lama ini, Kapolres Kebumen juga sempat mengadakan hipnoterapi dengan metode Hipnoterapi investigasi therapy for obey the law. Dimana, Para santri diajak agar patuh terhadap protokol kesehatan melalui komunikasi nyamannya.(K24/THR).
Eksplorasi konten lain dari Kebumen24.com
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.















