KesehatanPemerintahan

Jadi Kluster Covid-19, Pesantren di Kebumen Diminta Perketat Pengawasan

1466
×

Jadi Kluster Covid-19, Pesantren di Kebumen Diminta Perketat Pengawasan

Sebarkan artikel ini
FOTO KEGIATAN RAKOR COVID 19

KEBUMEN, Kebumen24.com –  Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Kebumen meningkatkan pengawasan terhadap aktivitas Dua pondok pesantren untuk mencegah penyebaran Covid-19. Pengawasan tersebut dilakukan pasca-adanya kluster ponpes Nurul Hidayah Desa Bandung, Kecamatan Kebumen, dan  Pondok pesantren Istiqomah Kecamatan Petanahan.

 

Hal itu disampaikan Bupati Kebumen Yazid Mahfudz saat memimpin Rapat Koordinasi dan Evaluasi Penanganan COVID-19, bersama Wakil Bupati Kebumen Arif Sugiyanto di Ruang Jatijajar Pendopo Bupati Kebumen, Senin, 21 September 2020.

 

Turut hadir dalam rapat tersebut Sekda Kebumen Ujang Sugiyono, para OPD terkait, Jajaran Forkopimda, Forkopimcam Kebumen dan Kecamatan Petanahan, serta beberapa pengurus ponpes.

 

Pada kesempatan itu, Yazid Mahfuz mengatakan bahwa kasus covid 19 di Kabupaten Kebumen akhir akhir ini kian meningkat. Berdasarkan data Gugus Tugas, dari hasil pemeriksaan swab, terbaru ada 58 Warga Kebumen yang dinyatakan positif Covid 19. Bahkan yang disayangkan, dari jumlah tersebut, 52 diantaranya merupakan santri pondok pesantren. Lonjakan ini merupakan terbanyak pertama kali di Kebumen.

 

‘’ Kami sangat prihatin atas adanya klaster baru di ponpes. Terlebih sebelumnya 8 santri pelajar juga dinyatakan terkonfirmasi positif Covid-19 dan kini telah dirawat,’’ucap Yazid.

 

Selain itu, Bupati juga mengatakan sebagai bentuk kepedulian terhadap ponpes yang tengah terdampak covid, Pemkab juga akan mendirikan dapur umum untuk membantu selama proses karantina pesantren hingga 14 hari kedepan. Termasuk sarana protokol kesehatan dan vitamin untuk para santri.

 

Semenatar itu Wakil Bupati Kebumen menambahkan terkait munculnya kluter baru di pesantren dan meningkatnya kasus covid 19 di Kebumen, Pihaknya meminta kepada seluruh tim gugus agar pengetatan dan penekanan kematian di tingkatkan. Hal itu dilakukan mengingat kasus dan jumlah angka kematian di Kebumen kian hari semakin bertambah.

 

Wakil Bupati juga meminta agar masyarkat tidak menganggap remeh dan tetap waspada terhadap penularan virus corona ini. Bupati juga menegaskan agar pengawasan protokol kesehatan di masyarakat dan khususnya di lingkungan ponpes untuk di perketat. Selain itu, pihak ponpes juga diimbau untuk sementara waktu tidak menerima tamu dari luar.

 

‘’ Kasus Covid-19 sampai saat ini masih cenderung meningkat, maka dari itu pengawasan harus terus ditingkatkan untuk antisipasi terjadi kluster baru lainya,’’ujar Wakil Bupati.(k24/IMAM).


Eksplorasi konten lain dari Kebumen24.com

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.