PERISTIWA

Musik Lesung, Menandai Detik Detik Upcara Hari Kemerdekan di SMK Ristek Rowokele

2014
×

Musik Lesung, Menandai Detik Detik Upcara Hari Kemerdekan di SMK Ristek Rowokele

Sebarkan artikel ini
FOTO PESERTA UPCARA DENGAN MUSIK LESUNG

ROWOKELE, Kebumen24.com – Diitengah pandemi Covid-19, perayaan Hari Ulang tahun kemerdekaan Indonesia ke 75 tetap berjalan lancar diberbagai daerah. Bahkan, tak juga mengurangi semangat para warga untuk memeriahkanya. Seperti halnya SMK Ristek Rowokele Kabupaten Kebumen yang menggelar upacara HUT RI dengan menggunakan pakaian adat.

 

Dalam kegiatan yang berlangsung Senin 17 Agustus itu, Upacara dimulai pukul 10.00 WIB dengan diikuti 50 peserta yang terdiri dari pengurus OSIS, guru, dan karyawan. Para peserta upacara sebelum memasuki area sekolah juga dicek suhu tubuh menggunakan thermo gun. Selanjutnya petugas juga mengarahkan peserta upacara untuk mencuci tangan di wastafel komunal yang telah disediakan.

 

Tak hanya itu, istimewa lagi, momentum detik-detik Proklamasi ditandai dengan iringan pukulan lesung. Layaknya marching band, pemukulan lesung oleh 5 orang siswa dibuat ritmis mengiringi bunyi sirine selama kurang lebih 3 menit.

 

FOTO PENGIBARAN BENDERA

Bertindak sebagai inspektur upacara Kepala SMK Ristek Rowokele Darmawan Wisnu Aji yang pada kesempatan itu menyampaikan, peringatan HUT RI jangan hanya sebatas seremonial saja, akan tetapi juga harus menjadi refleksi untuk menyongsong kemerdekaan terbebas dari ancaman Covid-19.

 

‘’ Mari kita maknai kemerdekaan ini untuk keselamatan bersama, menjadi pahlawan untuk diri sendiri dan orang lain,” ucapnya.

 

Terkait pemilihan lesung sebagai instrumen menandai detik-detik proklamasi, Wisnu Aji menjelaskan bahwa hal ini bertujuan agar para siswa-siswi mengenal alat komunikasi era kemerdekaan terdahulu. Menurutnya, Lesung dulu kala digunakan sebagai alat komunikasi dan identik dengan ketahanan pangan karena fungsi utamanya memang untuk menumbuk padi. Untuk itu Pihaknya berharap, lesung tetap lestari dan tidak hilang ditelan zaman.

 

‘’ Kami berharap para siswa dapat mengenal budaya-budaya masyarakat Indonesia di era kemerdekaan, sehingga karakter kebangsaan akan mampu diserap siswa tak hanya melalui buku,’’imbuhnya. (K24/IMAM/HETTY).

 


Eksplorasi konten lain dari Kebumen24.com

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

@Kebumen24.com