KEBUMEN, Kebumen24.com – Hari jadi Kebumen merupakan momentum yang strategis untuk mengangkat nilai nilai dan potensi Kebumenan. Guna merespon hal tersebut DPRD Kebumen bermaksud menganugerahkan apresiasi dalam wujud legislatif award kesejumlah tokoh yang dinilai memiliki kontribusi besar khususnya dalam aspirasi dan inspirasi.
Hal ini disampaikan salah satu pimpinan DPRD Kebumen Yuniarti Widayaningsih SE, pada kegiatan Rapat Koordinasi Tim Seleksi Legislatif Award, di sebuah resto di Jalan Pahlawan baru baru ini. Untuk mewujudkan hal tersebut DPRD membentuk tim seleksi independent yang langsung di pandu oleh yuniarti atau yang akrab di sapa Sherly.
Berdasarkan hasil musyawaroh disepakati bersama bahwa, Rektor IAINU Kebumen Dr. Imam Satibi M.Pd I sebagai ketua dan Fuad dari Formasi sebagai sekretaris. Adapun anggotanya yaitu KH. Dawamudin Masdar dari NU, Abduh Hisyam dari Muhamadiyah, Hilmi dari tokoh sejarawan, Marno dari Badan Kehormatan, Nur Taqwa Dari Kesbangpol, Agus dari panitia HUT RI Pemkab dan Wikan Sekwan serta Miftahul Ulum anggota DPRD.

Sementara itu, Berdasarkan rapat tim seleksi disepakati beberapa kategori legislatif award baik dari unsur masyarakat maupun internal dewan. diantaranya penghargaan yang akan diberikan yaitu Tokoh ispirator pemberdayaan kemiskinan, Tokoh inspirator pemberdayaan inklusif untuk difabel, Tokoh insprasi pemberdayaan ekonomi kreatif untuk generasi millennial, Tokoh sejarawan muda lokal Kebumen dan Tokoh aspirator perempuan Kebumen.
Sedangkan untuk kategori penghargaan internal meliputi Legislator favorit Legislator aspiratif Legislator perempuan aktif dan Legislator disiplin.
Sherly menambahkan, bahwa untuk pemilihan anggota dewan favorit tim seleksi menggunakan key performance indicators poling terbuka, legislator aspiratif menggunakan indikator catatan keaktifan pemberian pendapat dan opini media.
‘’ Untuk legislator perempuan aktif menggunakan KPI rekam jejak keaktifan di forum dan kunjungan kerja. Sedangkan untuk legislator disiplin menggunakan absensi dan notulensi kepatuhan pada tata tertib acara,’’terang Sherly.
Menurut imam satibi, legislatif award sangat tepat diberikan pada momen Hari Jadi Kebumen. Selain itu program ini sangat relevan karena ditengah tengah pandemi covid 19. Hura hura sosial dinilai sangat berpotensi menjadi media tranmisi virus yang berisiko pada timbulya klaster baru terpaparnya covid 19 di Kebumen.
‘’ Selain itu kegiatan ini dapat mendorong warga Kebumen untuk berkontribusi dalam membangun Kebumen yang lebih akademis. Panitia akan sangat menjujung netralitas dalam pemilihan nominator,’’ujar Satibi. (K24/RILIS).
Eksplorasi konten lain dari Kebumen24.com
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

















