EkonomiPemerintahan

Lima Pertashop di Kebumen Segera Diresmikan

2125
×

Lima Pertashop di Kebumen Segera Diresmikan

Sebarkan artikel ini
FOTO BUPATI KEBUMEN

KEBUMEN, Kebumen24.com – Sebanyak lima desa di Kabupaten Kebumen menjalin kemitraan dengan PT Pertamina membuat Pertashop. Yakni sebuah SPBU mini yang menjual bahan bakar Pertamax.

 

Kelimanya yaitu, Desa Sampang Kecamatan Sempor, Desa Kalirancang Kecamatan Alian, Desa Kedaleman Wetan Kecamatan Puring. Kemudian, Desa Balingasal Kecamatan Padureso dan Desa Karanggayam di Kecamatan Karanggayam.

 

“Sudah terealisasi di empat desa  dan tinggal satu yang masih dalam proses pembangunan, di Desa Karanggayam,” kata Bupati KH Yazid Mahfudz, saat menerima audiensi dari Pertamina terkait launching perdana Pertashop di Ruang Transit Rumah Dinas Bupati Kebumen, Senin, 6 Juli 2020.

 

Bupati Yazid Mahfudz, menjelaskan Pertashop merupakan program Pertamina masuk desa. Hasil dari Memorandum of Understanding (MoU) Kementerian Dalam Negeri dengan Kementerian Desa.

 

Dalam waktu dekat, lanjut Bupati, Pertashop tersebut akan diresmikan.  “Pertashop hadir untuk menyamakan satu harga BBM. Karena kadang-kadang harga di kota normal, tapi di desa lebih mahal,” ujarnya.

 

Hadir mendampingi bupati pada audiensi itu, Asisten 2 Sekda Nugroho Tri Waluyo, Kepala DPMPTSP Slamet Mustolkhah, dan Kabag Perekonomian Setda Kebumen Yunita Prasetyani.  Selain itu, hadir Ketua Hiswana Migas Kedu Sutarto Murti Utomo,  Sales Branch Manager IV Tegal Adeka Sangtraga Hitapriya dan perwakilan pengurus Hiswana Migas Kabupaten Kebumen.

 

Sales Branch Manager IV Tegal Adeka Sangtraga Hitapriya, menjelaskan Pertashop jadi penyalur bahan bakar Pertamina dalam skala kecil. Sementara menjual bahan bakar Pertamax. Ke depan akan menjual elpiji.

 

”Titik-titik Pertashop ini bukan untuk mematikan Pertamini. Kita hadir untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan mentriger pembangunan desa,” jelasnya.

 

Ia memaparkan nilai investasi gerai Pertashop ukuran 3 meter x meter  persegi dengan kapasitas 3.000 liter. Nilai investasi  sebesar Rp 300 juta.

 

“Nanti yang mengelola BUMDes. Pertamina akan akan memberikan pendampingan selama 3 bulan supaya manajemennya profesional,” tandasnya.(K24/HMS)


Eksplorasi konten lain dari Kebumen24.com

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.