PETANAHAN, Kebumen24.com – Dalam rangka mewujudkan SDM yang berkualitas dan mumpuni di tingkat Desa, Pemerintah Desa Jogomertan Kecamatan Petanahan Kebumen menggelar seleksi calon perangkat desa yang diikuti oleh 22 peserta. Bagi mereka yang lolos nantinya akan di pilih untuk mengisi kekosongan tiga formasi, yaitu Kaur Kesra, Kadus Gang IV dan Kaum Desa.
Adapun hasil seleksi yang dilaksanakan Sabtu 18 Juli 2020 di Aula Balai Desa setempat dan khusus ujian computer di Elmuna Institut Klirong. Diantaranya, untuk formasi Kaur Kesra atas nama Rosid Durohman (27), formasi Kadus atas nama Muslim (27) dan formasi Kaum terpilih atas nama Mungisom. Mereka semua dintarakan terpilih setelah melalui beberapa ujian praktik dan tes keterampilan.
Kepala Desa Jogomertan Mutamimah Retno Utami mengungkapkan, pelaksanaan seleksi ujian pengangkatan perangkat desa ini, diselenggarakan secara selektif dan obyektif. Hal itu sesuai dengan Peraturan Bupati Kebumen Nomor 3 tahun 2019 tentang Perubahan atas Peraturan Bupati Kebumen Nomor 51 Tahun 2017 tentang Pengangkatan Perangkat Desa.
Seleksi ini dilakukan untuk mencari kandidat SDM terbaik dari muda mudi desa yang nantinya diharapkan bisa bersama-sama membangun Desa Jogomertan ke depan lebih baik dan unggul di era digital.
‘’ Semoga dengan seleksi ini akan menghasilkan perangkat desa yang berkualitas, sehingga pelayanan kepada masyarakat dapat meningkat,’’ujar Kades.

Selain itu, Kepala desa perempuan pertama di Desa Jogomertan itu juga mengatakan kemungkinan masih ada seleksi perangkat desa lagi di tahun 2021 dan 2023 mendatang. Oleh karena itu, ia berharap kepada para peserta seleksi perangkat desa yang belum berhasil dalam seleksi kali ini, dapat mengikuti seleksi kembali di tahun yang akan datang.
“Bagi peserta yang belum lolos, jangan patah semangat. Anggap saja ini sebagai pengalaman, agar lebih siap dan matang dalam mengikuti seleksi perangkat desa yang akan datang,”imbuhnya.
Sementara itu, Suparjo Zen selaku Ketua Tim Pengangkatan Perangkat Desa menerangkan, seleksi ini dilakukan meliputi empat tahap. Diantaranya tes administrasi termasuk nilai pengabdian, tes tertulis, tes wawancara dan tes pidato.
Dijelaskanya, Tes tertulis dilakukan guna menilai seberapa baik wawasan umum dan kebijakan mengenai undang-undang desa. Sedangkan tes wawancara untuk mengetahui seberapa baik wacana mereka terkait desa, motivasi dan visi misi mereka untuk desa yang akan datang. Kemudian Tes pidato dilakukan karena perangkat desa harus bisa berkomunikasi dengan baik atau public speaking.
‘’ Kami pastikan semua proses penilaian dilakukan dengan transparan dan obyektif,’’jelasnya.
Pada kesempatan itu, Camat Petanahan Sri Kuntarti mengucapkan apresiasi yang setinggi tingginya kepada Tim Pengangkatan Perangkat Desa yang telah sukses dalam menyelenggarakan seleksi perangkat desa. Selain itu, Ia juga menyambut baik minat dari puluhan peserta seleksi perangkat desa ini.
“Di zaman sekarang masih ada pemuda-pemudi yang punya minat tinggi dalam memikirkan desa, itu sudah luar biasa menurut saya. Apalagi di era yang sudah serba online, semuanya harus kerja cepat dan tepat. Artinya pemuda-pemudi di sini sangat peduli dengan desa,” ujarnya. (k24/Jurnalis Warga)
Eksplorasi konten lain dari Kebumen24.com
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

















