EkonomiPemerintahanSOSIAL

Pastikan Tepat Sasaran, Wakil Bupati Tinjau Langsung Penyaluran BLT DD di Desa Kebulusaan.

1250
×

Pastikan Tepat Sasaran, Wakil Bupati Tinjau Langsung Penyaluran BLT DD di Desa Kebulusaan.

Sebarkan artikel ini
FOTO PENYERHAN BANTUAN B;LT DD

PEJAGOAN, Kebumen24.com- Wakil Bupati Kebumen meninjau penyaluran Bantuan Langsung Tunai Dana Desa di Desa Kebulusan Kecamatan Pejagoan. BLT DD tersebut diserahkan kepada 144 KK dalam bentuk uang tunai sebesar 600 ribu rupiah.

 

Penyaluran bantuan yang dilaksanakan di gedung Pos Paud Kamis, 14 mei 2020 tersebut, turut dihadiri Kepala Dinas Dispermades Kebumen Frans Haidar, Camat Pejagoan Hj Farita Listiyati, Kepala Desa serta Tokoh masyarakat setempat.

 

Dalam kesempatan tersebut Wakil Bupati Kebumen H. Arif Sugiyanto menyampaikan peninjuan dilakukan guna memastikan proses penyaluran berjalan dengan baik dan lancar serta tepat sasaran. Adapun Bantuan yang dibagikan merupakan bersumber dari dana desa sebesar 30 persen untuk warga yang terdampak covid 19. Untuk itu, Wabup Berharap bantuan itu bisa digunakan sebaik mungkin.

 

“Hari ini sedang pelaksanaan pembagian BLT DD dari dana desa 30 persen dan dibagikan berbentuk uang tunai sebanyak 600 ribu agar dapat digunakan untuk memenuhi kebutuhan pokok dan tidak ada potongan sedikitpun,” ucap wabup.

 

Sementara itu Kepala Desa Kebulusan Romelan Mustofa menyampaikan, bahwa untuk Desa Kebulusan sendiri jumlah penerima Program Keluarga Harapan (PKH) sebanyak 210 KPM. Sedangkan bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) sebanyak 402 KPM, Bantuan Sosial Tunai (BST) Kemensos yang melalui bank sebanyak 29 dan BTS yang melalui Kantor Pos sebanyak 129.

 

Adapun untuk bantuan BLT DD sendiri, tercatat ada 144 penerima. Sedangkan untuk JPS provinsi sebanyak 132 dan JPS kabupaten masih dalam pendatan usulan.

 

“Atas bantuan tersebut kami mengucapkan terima kasih kepada pemerintah, semoga bisa bermamfaat bagi mereka yang kini sedang membutuhkan, ” tuturnya.

 

Dirinya menjelaskan, bahwa dalam proses pendataan dipantau terus oleh Dinas terkait dan juga Camat Pejagoan. Menurutnya dalam pelaksanaan musdes tersebut sangat menguras energy karena ada beberapa kriteria yang menyulitkan.

 

“ Dalam Pendataan di pantau terus oleh dinas terkait dan juga camat dan sangat menguras energy karena ada beberapa kriteia yang sulit untuk itu kita gunakan dengan kearifan local desa,” jelas Romelan.

 

Untuk itu bagi Masyarakat Desa Kebulusan yang telah terdata menerima bantuan tidak bisa menerima bantuan lain atau dobel,” imbuh Kades Kebulusan.(K24/IMAM)

 


Eksplorasi konten lain dari Kebumen24.com

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.