KARANGANYAR, Kebumen24.com –Sejumlah Aparat Pemerintah dan warga Kecamatan Karanganyar , Kebumen, Jawa Tengah menyambut baik salah seorang warganya bernama Masinem (34) yang dinyatakan sembuh dari Covid-19, setelah melewati masa isolasi di rumah sakit. Sambutan dilakukan sebagai bentuk dukungan moril kepada pasien yang masih harus melakukan isolasi mandiri di rumahnya.
Manisem merupakan pasien ke 11 yang terpapar Covid-19 beberapa waktu lalu. Sebelumnya dirinya bekerja di Jakarta dan memutuskan untuk kembalik ke kampung halamanya. Setelah dilakukan pemeriksaan ternyata dirinya positif terpapar Covid-19. Usai menjalani isolasi dan perawatan di RSUD dr. Soedirman Kebumen dan kini telah dinyatakan sembuh, sehingga dirinya diperbolehkan pulang pada Selasa 05 Mei 2020 sore kemarin.
Lurah Plarangan Supriyono saat menemui Manisem mengatakan, pihaknya merasa senang warganya yang sempat terpapar Covid-19 kini telah dinyatakan sembuh dan telah kembali ke rumahnya. Meski begitu pihaknya berpesan kepada Manisem untuk tetap menjalani karantina mandiri di rumahnya selama 14 hari ke depan. Untuk itu Dirinya memintah warga sekitar agar bisa memberikan semangat dan dukungan akan kesembuhan Manisem.
” Alhamdulillah Selasa Sore (05/05) telah dinyatakan sembuh dari virus berbahaya itu, dan kini kembali ke rumahnyA. Kami minta dukungan masyarakat agar proses karantina Manisem selama 14 hari kedepan berjalan lancar,’’ujar Supriyono Rabu 06 mei 2020.

Kepada seluruh warganya Supriyono tak bosan bosannya mengingatkan agar selalu menggunakan masker setiap kali bepergian. Selain itu tetap menjaga kebersihan , rajin cuci tangan dengan sabun, melakukan ibadah di rumah, serta ikuti anjuran pemerintah yang ada. Dengan begitu diharapkan masyarkat bisa terhindar dari virus corona.
‘’ Semoga tidak ada lagi warga Kami yang terpapar Corona,’’imbuh Lurah Plarangan.

Sementara itu Manisem menuturkan, sebelum terpapar corona, dirinya bekerja sebagai seorang Asisten Rumah Tangga (ART) di Jakarta dan sempat merawat majikanya yang terpapar Covid-19. Kemudian dirinya juga sempat dilakukan pengambilan SWAB di salah satu rumah sakit di Jakarta.
Kemudian berselang 2 hari setelah di lakukan swab dirinya memutuskan untuk pulang ke kampung tanpa menunggu hasil swab keluar. Setibanya di kampung dirinya terus mengikuti himbauan pemereintah untuk melakukan isolasi mandiri di rumah dan selalu menggunakan masker. Hal itu dilakukan lantaran dirinya juga sempat kawatir jika virus tersebut menular ke orangtua atau warga sekitar. Terlebih setelah mendengar kabar bahwa hasil swab di Jakarta dirinya positif terpapar corona.
‘’ Setelah ada kabar hasil swab positif di Jakarta, awalnya Saya sempat panik dan takut mau menecitakanya kepada keluarga. Takutnya mereka tidak mau menerima kepulangan Saya. Tapi demi kebaikan bersama akhirnya saya jujur menceritakanya ke pihak medis Puskesmas Karanganyar,’’katanya.

Kemudian Manisem meneceritakan hal itu ke puskesmas bahwa dirinya positif. Guna memastikan keterangan tersebut, Tim medis kemudian melakukan pemeriksaan Rapid tes hingga swab dan hasilnya positif. Selanjutnya Manisem dibawa ke RSUD dr. Soedirman Kebumen untuk menjalani isolasi hingga akhirnya dinyatakan sembuh.
‘’Saya sangat bersyukur bisa sembuh setelah men jalani perawatan di RSDS Kebumen, meskipun harus tetap menjalani isolasi diri di rumah selama 14 Hari kedepan. Semoga ini jadi pembelajaran berharga buat saya agar jangan sampai tertular lagi,’’ucap Manisem Janda anak satu itu.
Manisem pun dijemput pihak puskesmas dan di sambut hangat oleh pihak pemerintah Kelurahan Plarangan. Kejujuran dan kepatuhannya diapresiasi oleh semua pihak. Manisem mau mengikuti segala anjuran pemerintah sehingga tidak menularkan virus tersebut ke orang lain. (K24/ARTA)
Eksplorasi konten lain dari Kebumen24.com
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















