Kesehatan

Kesaksian Penderita Leukimia, Perempuan Ini Barhasil Sembuh Setelah Minum Ramuan Herbal

6112
×

Kesaksian Penderita Leukimia, Perempuan Ini Barhasil Sembuh Setelah Minum Ramuan Herbal

Sebarkan artikel ini

SEMARANG, Kebumen24.com – Bagi sebagian masyarakat mungkin sudah banyk yang mengenal jenis penyakit bernama Leukemia. Penyakit leukimia adalah kanker darah akibat tubuh terlalu banyak memproduksi sel darah putih abnormal. Penyakit Leukemia ini dapat menyerang siapa saja , baik orang dewasa maupun anak-anak. Penyakit ini biasanya sulit sekali disembuhkan dan biasanya membutuhkan proses yang cukup lama untuk pengobatanya sendiri.
Namun berbeda halnya yang dialami salah seorang warga Desa Teglarejo Rt 01/04 Dukuh Panjang Kecamatan Ambarawa Kabupaten Semarang, Jawa Tengah. Perempuan bernama Cornelia Retno Dwi Astuti (47) ini, berhasil sembuh dari sakit Leukimia setelah mengkonsumsi ramuan herbal yang di racik oleh Hendro (53), seorang Herbalis asal Kebumen.
Guna memastikan kebenaran kabar tersebut, Kepala Dinas Kesehatan Kebumen Dwi Budi Satrio bersama Tenaga medis dari Puskesman Kebumen 2 dan didampingi Herbalis Hendro, langsung mendatangi rumah si penderita leukimia tersebut, Sabtu 1 Februari 2020 Kemarin di Ambarawa Semarang.
Saat di temui, perempuan yang bekerja sebagai karyawan swasta itu tanpak terlihat sehat dan segar bugar. Dan bahkan, pada kesempatan itu Cornelia Retno Dwi Astuti juga menceritakan awal hingga sampai dirinya bisa sembuh dari penyakit berbahaya yang dideritanya selama ini.  Bahwa pada sekitar juli 2019 lalu, sebuah keputusan dari dokter menyatakan bahwa dirinya positif menderita leukimia dan harus menjalani perawatan medis dan kurang lebih selama 2 bulan di pun di dirawat Rumah Sakit. Tak hanya itu, dirinya juga sempat melakukan kemoterapi sebanyak 3 kali.

‘’ Saat itu awal mulanya saya sakit pada bagian gigi dan tububh saya lebam, kemduian saya periksa ke dokter, dan hasil pemeriksaan katanya positif saya kena leukimia. Kemudian saya di rawat kurang lebih 2 bulan karna waktu itu kondiusi saya semakin memburuk, hingga akhirnya saya juga sempat melakukan kemo 3 kali’’ungkapnya.

Setelah mengikuti serangkaian pengobatan selam kurang lebih 4 bulanan dengan sabar dan mengikuti prosedur medis. Akhirnya perjuangannya untuk lepas dari jeratan leukemia itu pun membuahkan hasil. Hal itu setelah dirinya mengkonsumsi Ramuan Herbal yang didapat dari Hendro Herbalis asal Kebumen.
Diakuinya, setelah meminum ramuan kurang lebih 2 botol pada waktu itu, kondisi kesehatanya berangsur semakin membaik dan sehat. Meskipun sampai saait masih dibantu dengan mengsumsi obat obat dari Dokter. Kendati begitu, ramuan herbal itu dirasakan cukup membuat kesehatanya membaik dan sehat hingga saat ini.

‘’ Sebelum meminum obat herbal yang dikasih Pk Hendro saya rutin periksa ke dokter dan sempat melakukan kemoterapi 3 kali. Tapi setelah habis sekitar 2 botol saya minum obat herbal itu, kondisi saya berngasur membaik sampai sat ini, meskipun masih dibantu dengan obat yang dikasih sama Dokter,”ucapnya.

Melihat hal tersebut, Kepala Dinkes Kebumen Dwi Budi Satrio mengtakan, bahwa dirinya mengapresiasi atas Ramuan Herbal yang diberikan Hendro itu. Terlebih saat ini pihaknya juga akan mencoba mengembangkan program terapi Alternative di wailayah Kebumen.

‘’ Menindak lanjuti intruksi dari Kementrian kesehatan pusat, bahwa dimasing masing pemkab di anjurkan untuk membuat berupa klinik pengobatan alternatif atau Herbal misalnya. Untuk itu, kita berencana tahun ini akan membuat klinik tersebut,”ucap Budi.

Seperti yang kini mulai diterapkan di Puskesman Kebumen 2 misalnya, lanjut Kepala Dinkes, yaitu melalui jenis tanaman ganyong dan ternyata telah terbukti berkasiat untuk mengurangi resiko stunting. Hal tersebut menunjukan jensi jenis tumbuhan  dirasa sangat baik dan efisien untuk dijadikan sebagai metode pengobatan. terlebih menurutnya, sejauh pengobatan alternatif sebenarnya juga sudah teruji cukup lama. Kendati begitu, car acara tersebut juga butuh adanya penilitian melalui metode rasional tentunya.

‘’ Cara cara ini kedepan akan kita terapkan, karna saya kira ini lebih efisien dan dapat menjadi pilihan masyarakat yang mebutuhkan. Terlebih masyarakat kebumen kan umumnya masih banyak menggunakan car acara alternatif,”imbuhnya.

Dijelaskanya, sebagai upaya untuk meningkatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat, metode pengobatan alternative diharapkan nantinya dapat berkembang dan menjadi salah satu cara yang efektif untuk pengobatan dalam hal penyakit.

 “Jadi Puskesmas nantinya tidak melayani secara medis saja, tapi juga bisa menyediakan cara alternatif bagi warga yang ingin berobat. Tentu melihat kondisi pasiennya dulu, sekiranya butuh penangan medis ya medis, kalo alternative ya kita pake cara alternative. Kurasa ini sangat membantu nantinya,’’pungkasnya.

Sementara itu, Hendro mengatakan, ramuan herbal diberikan kepada penderita leukimia ini memilki fungsi yang baik dan dapat meningkatkan imun tubuh, agar kondisi tubuh semakin kuat. Kendati begitu, ramuan Herbal Sifatnya hanya untuk melengkapi obat yang lain saja dan secara keselurhan sangat aman untuk dikonsumsi terutama bagi yang sedang menderita sakit. Adapu bahan bahanya, merupakan bahan yang diracik dari tumbuh tumbuhan yang masih alami.

‘’ Meski sifatnya hanya untuk melengkapi, namun Kasiat Herbal itu sangat bagus sekali untuk menjaga kekebalan daya tahan tubuh. Dan ini bebas dikonsumsi bagi penyakit apa saja. Diabetes, kanker dan pemnyakit lainya,’’kata Hendro yang merupakan Herbalis sudah berpengalaman sejak 20 tahunan di kebumen itu. (K24/T).


Eksplorasi konten lain dari Kebumen24.com

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.