KesehatanPERISTIWAReligi

Ratusan Warga Di Kebumen Ikuti Pelatihan Totok Ruqyah

1844
×

Ratusan Warga Di Kebumen Ikuti Pelatihan Totok Ruqyah

Sebarkan artikel ini

KEBUMEN, Kebumen24.com- Ratusan Warga dari berbagai daerah mengikuti pelatihan Totok Ruqyah (TOYAH)  Candu dan Pembinaan. Pelatihan ini diadakan untuk mengobati kecanduan dari berbagai hal yang sudah sulit dihilangkan.
Kegiatan yang diselenggarakan oleh PW JRA Jateng itu berlangsung Senin 20 Januari 2020, di Gedung Aula Kemenag Kebumen .  Adapun pelatihan menghadirkan mentor Ruqyah Gus Allama A’laudin Shidiqy yang merupakan Mujiz, Founder dan Dewan Pembina JRA dari Jombang.
Pada pelatihan ini menitik beratkan tentang bagaimana cara menghilangkan kecanduan dari berbagai hal, seperti rokok, narkoba, game, handphone dan berbagai hal lain yang sifatnya menyebabkan candu. Dengan cara mentotok area area tertentu dan menggunakan ayat ayat ruqyah yang ada di Alquran.
Gus Rafiq Pambudi selaku pengurus Divisi Dana Dan Usaha PW Jateng Yayasan Jam’iyah Aswaja mengatakan pelatihan, totok Ruqyah ini disirnegikan dengan ayat alquran, ayat ayat sifa yang tujuannya untuk menyembuhkan dari kecanduan.

 “Saat ini banyak sekali orang orang yang mengalami kecanduan mulai dari anak anak usia dini , remaja hingga orang dewasa, mereka kebanyakan kecanduan seperti game online, rokok, narkoba, hingga handphone,”ucapnya.
 

Lebih lanjut ia menjelaskan, kegiatan ini memiliki tujuan untuk membumikan Alquran sebagai sifa atau pengobatan kepada masyarakat denagn catatan orang tersebut ingin berhenti dari kecanduan.

 “Kita berharap agar masyarakat mengetahui bahwa Alquran adalah obat yang pertama dan utama bagi orang mukmin,” pungkasnya.

 

Sementara itu, Mustolih salah satu peserta pelatihan mengaku bahwa semenjak mengikuti pelatihan ini, dengan sendirinya kebiasan yang semula merokok kini bisa berhenti total. Bahkan, jika sekarang disuruh untuk mencoba untuk kembali mengisap rokok, dirinya merasakan mual dan mau muntah.
“Saya sudah merokok sudah sepuluh tahun lebih setelah mengikuti pelatihan ini merokok seperti mau muntah, dan juga alas an ingin berhenti karena kasihan dengan keluarga,”ucapnya. (k24/IMAM)


Eksplorasi konten lain dari Kebumen24.com

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.