Lingkungan HidupPERISTIWASENI BUDAYA

Rayakan Musim Tanam, Pemdes Jatimulyo Gelar Balap Traktor dan Gogoh Lele

1392
×

Rayakan Musim Tanam, Pemdes Jatimulyo Gelar Balap Traktor dan Gogoh Lele

Sebarkan artikel ini

PETANAHAN, Kebumen24.com – Bupati Kebumen KH Yazid Mahfudz, membuka kegiatan lomba balap traktor dan gogoh lele yang digelar dalam rangka untuk menyambut musim tanam awal tahun 2020 mendatang. Dalam event tersebut, areal persawahan di desa setempat sontak disulap menjadi lintasan balap dan kolam lele.
Sejumlah pejabat ikut menyaksikan lomba unik tersebut. Diantaranya Wakil Ketua DPRD Kebumen Fuad Wahyudi, Kepala Dinas Pertanian dan Pangan (Distapang) Kebumen Tri Haryono, Camat Petanahan Sri Kuntarti, serta perangkat Desa Jatimulyo Kecamatan Petanahan, Sabtu 28 Desember 2019.
Pada event yang baru kali pertama dihelat itu juga dilaksanakan edukasi tani berupa pelatihan pengolahan tanah untuk para petani di desa setempat. Tak hanya itu, acara tersebut juga dimeriahkan dengan pasar dadak yang menjual produk-produk asli Desa Jatimulyo, seperti aneka ragam anyaman bambu dan berbagai macam kuliner.
Bupati Yazid Mahfudz dalam kesempatan itu mengapresiasi inovasi yang dilakukan pemerintah desa setempat. Apalagi kegiatan itu sebagai salah satu bentuk semangat menyambut musim tanam 2019-2020.

“Kegiatan ini juga bernuansa wisata dan kerakyatan. Menjalin kerukunan di antara warga, sekaligus sebagai hiburan yang menarik,” kata Yazid Mahfudz.

Ia berharap, lomba balap traktor dapat  menjadi agenda rutin dan menjadi salah satu daya tarik wisata lokal yang menarik.

 “Yang pada muaranya juga akan mendukung kemajuan desa dan kesejahteraan warganya,” ujarnya.

Kepala Desa Jatimulyo Sabit Banani, mengatakan lomba balap traktor digelar menjelang musim tanam di desanya. Sebanyak 24 peserta ikut unjuk keahlian dalam mengendalikan serta memacu traktornya di area persawahan penuh lumpur  yang disulap menjadi sebuah sirkuit balap.

“Salah satu tujuan kegiatan ini untuk membangun kebersamaan salah satunya dengan inovasi balap traktor,” ujarnya.
 

Namun terpenting, lanjutnya, tujuan lomba ini untuk menguji ketangkasan dan ketrampilan petani dalam menggunakan alat mesin pertanian (alsintan).

 “Artinya jauh hari sebelum bertanding pasti mereka rajin latihan menggunakan traktor dengan demikian mereka akan semakin mahir,” kata dia.

Selain itu, kata Sabit, tujuan diadakannya lomba traktor yang menyedot perhatian warga ini untuk memberi edukasi dan hiburan kepada petani dan warga sekitar.

“Tujuannya mengemas edukasi dan entertain. Kita mengedukasi petani bagaimana mempercepat proses tanam dan memberikan hiburan,” imbuhnya. (K24/ARTA)


Eksplorasi konten lain dari Kebumen24.com

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

@Kebumen24.com