Bupati Kebumen Yazid Mahfudz Bersama Istrinya Siti Azuhro

KEBUMEN, Kebumen24.com- Mendekati guliran kontestasi Pilkada, Bupati Kebumen Yazid Mahfudz berharap bursa nama yang akan mengisi kursi AA 1 dan AA2 semakin banyak yang muncul ke permukaan. Ia beranggapan, apabila nantinya muncul pasangan calon lebih dari satu, hal ini akan memberikan edukasi berpolitik kepada masyarakat agar lebih kompetitif dalam menentukan sosok pemimpin mendatang.

 “Harapan ya lebih dari satu, masa lawan bumbung (kotak) kosong. Kaya tidak ada orang gitu lho,” ujarnya kepada awak media, Sabtu, 29 Februari 2020, kemarin.

Harapan itu disampaikan Yazid usai menghadiri pengambilan sumpah atau janji badan ad hoc KPU Kebumen yakni Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) di Mexolie Hotel. Ia menegaskan, masih ada rentang waktu cukup panjang dari jadwal pendaftaran yang telah ditetapkan oleh KPU Kebumen.  Jadi, kata Yazid, bagi siapa saja yang berkeinginan untuk maju sebagai bakal paslon agar dapat memanfaatkan sisa waktu tersebut.

 “Masih ada waktu beberapa bulan untuk menunggu pasangan calon yang ada. Sekitar tiga bulanan dan mudah-mudahan nanti masyarakat bisa menentukan secara bebas dan rahasia,” terangnya.

Mengenai wacana calon tunggal yang santer dibicarakan belakangan ini. Menurutnya, jika melihat situasi politik menghadapi Pilkada saat ini, masih terbilang cukup dinamis.

“Saya sering menyampaikan ke parpol lebih banyak calon lebih baik sehingga bisa memilih lebih baik,” imbuhnya.

Sementara, diketahui baru beberapa parpol yang telah menentukan sikap dalam mengusung bakal paslon pada Pilkada yang digelar September mendatang. Seperti DPP PDI Perjuangan mengeluarkan rekomendasi kepada pasangan Arif-Rista, sedangkan partai Golkar juga memutuskan berada pada satu barisan itu.

“Ada dua partai yang menentukan sikap mengerucut kepada satu nama. Sedangkan masih terdapat beberapa partai lagi,” tandasnya.

Beberapa waktu lalu, Yazid juga meminta agar masyarakat lebih jeli dalam memilih sosok calon pemimpin. Masyarakat dapat lebih mengenal dan menilai kapasitas satu persatu paslon melalui debat adu gagasan atau visi misi yang digelar KPU mendatang.

“Namanya siapa itu urusan partai politik. KPU besok akan melaksanakan debat silahkan dicermati” tutup Yazid. (K24/Hfd)

KEBUMEN- Kebumen24.com- Kabar memprihatinkan datang dari dunia olahraga di Kebumen. Pasalnya, dua atlet junior dari cabang olahraga Karate yang sempat mengharumkan nama Kabupaten Kebumen terancam gagal mengikuti turnamen akibat tak memiliki biaya.
Dua atlet kakak beradik itu adalah Asyfaq Ubayyu Azji (10) dan Javier Anugrah Onggowinoto (14). Meski terbilang muda, keduanya terbilang moncer dalam mengukir prestasi di berbagai kejuaraan baik tingkat Kabupaten hingga Nasional. Terbukti, sederet trophy kejuaraan dan piagam penghargaan berhasil mereka bawa pulang.
Namun, ditengah semangat Asyfaq dan Javier dalam melakukan latihan agar terus mengukir prestasi. Kini tampaknya harapan itu mulai memudar dengan keterbatasan biaya untuk mengikuti event turnamen bergengsi perebutan Piala Ketua DPRD Temanggung Cup pada 10-12 April 2020 mendatang.

“Kalau ditanggung kami dari keluarga yang jelas keberatan. Karena harus memikirkan akomodasi, penginapan dan sebagainya selama tiga hari,” kata Edi Susanto, orang tua Asyfaq dan Javier, Minggu, 1 Februari 2020, kemarin.

Saat kebumen24.com berkesempatan mengunjungi rumah Asyfaq dan Javier di Jalan Tanimbar No 25, Kelurahan Bumirejo, Kecamatan Kebumen. Kehidupan keluarga pasangan Edi Susanto dengan Erna Sipriana begitu sederhana. Untuk itu, Edi Susanto meminta kepada Pemerintah Kabupaten maupun dinas yang membidangi hal tersebut untuk memikirkan bibit potensial yang dimiliki Kebumen.

“Harusnya peka ke arah situ. Masa saya terpaksa muter minta sumbangan ke toko bangunan, kan kurang etis,” ucapnya.

Jika Pemkab tidak dapat mengakomodir kebutuhan atlet dalam mengikuti turnamen, jelas Edi, minimal berkenan menjembatani untuk mendatangkan sponsor melalui dana CSR baik dari BUMN maupun pihak swasta.

 “Memang dibutuhkan pemimpin yang gila terhadap olahraga, biar hal semacam ini tidak terjadi. Bisa saja misal Pemkab tidak ada anggaran, minimal bisa mencari dari BUMNcontoh Pertamina (red), KAI (red) atau apa,” terangnya.

Diketahui, Asyfaq telah mengantongi delapan piagam hingga tingkat Provinsi. Ia pernah menjuarai Dekan Cup Unsoed Purwokerto, Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) dan akan mewakili Kabupaten ke Provinsi untuk mengikuti salah satu kejuaraan. Sementara, Javier tercatat prestasi paling gemilang yakni pernah menjuarai Kejurnas Karate di Bogor pada 2016 lalu serta menjuarai Piala Bergilir Gubernur Jawa Tengah yang diikuti peserta dari Jawa, Bali dan Sumatera.
Sementara, Javier mengaku optimis dirinya akan membawa pulang kejuaraan apabila diberi kesempatan untuk mengikuti Piala Ketua DPRD Temanggung Cup di di GOR Bambu Runcing Temanggung mendatang.

“Kalau nanti bisa, saya optimis menang. Maunya sih juara satu,” kata Atlet Karate yang memiliki 19 piagam kejuaraan itu.

Berbagai latihan fisik terus ia gembleng setiap harinya, untuk persiapan jika nantinya dimungkinkan untuk mengikuti kejuaraan tersebut. Lebih dari itu, pada Maret mendatang ia juga berkeinginan mengikuti kejuaraan yang diselenggarakan oleh Akademi Militer di Magelang.

“Persiapan sebaik mungkin dari mulai fisik dan teknik. Lebih intens latihan, baik dirumah atau ditempat lain. Ada undangan lagi di AKMIL, tapi kita kendala biaya juga waktunya terbatas, sebetulnya bagus tapi tidak ada biaya,” pungkasnya. (K24/Hfd)

PETANAHAN, Kebumen24.com – Memasuki musim hujan, sebagian ruas jalan di selatan Pasar Petanahan rusak dan berlubang. Situasi ini akan berbahaya jika pengguna jalan tidak hati-hati. Terpeleset ataupun terjatuh bisa saja terjadi, jika pengguna jalan kurang waspada saat melintas di daerah tersebut.
Kesempatan pagi ini, Polsek Petanahan melakukan penambalan jalan rusak itu. Menggunakan mobil patroli Backbone Polsek Petanahan, para personel menambal dengan menutupinya menggunakan pasir, Minggu 1 Maret 2020.
Kapolres Kebumen AKBP Rudy Cahya Kurniawan saat dikonfirmasi melalui Kasubbag Humas Polres Kebumen Iptu Tugiman mengungkapkan, meski hanya bersifat sementara, penambalan jalan rusak ini diharapkan dapat menghindari kecelakaan.

 “Semoga akan lebih aman setelah dilakukan penambalan. Lokasi penambalan termasuk jalur ramai,” kata Iptu Tugiman.

Saat melakukan penambalan banyak warga sekitar ikut membantu Polsek Petanahan, sehingga pekerjaan yang semula ditargetkan sehari selesai, itu bisa selesai hanya beberapa jam.


KEBUMEN, Kebumen24.com- Meski peta politik pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Kebumen masih cukup dinamis. Namun mulai terlihat poros kekuatan pada salah satu bakal pasangan calon (paslon) Arif Sugiyanto-Ristawati Purwaningsih setelah DPD Golkar Kebumen memutuskan untuk mendukung pasangan tersebut.
Pasca DPP PDI Perjuangan mengeluarkan rekomendasi kepada Arif Sugiyanto-Ristawati Purwaningsih, DPD Golkar Kebumen mengadakan rapat pleno yang dihadiri penasehat dan pengurus internal DPD hingga tingkat kecamatan. Kesempatan itu juga dihadiri bakal calon wakil bupati dari PDI Perjuangan, Ristawati Purwaningsih dengan didampingi sekretaris DPC PDI Perjuangan berserta sejumlah pengurus lain.
Ketua DPD Partai Golkar Kebumen Halimah Nurhayati menjelaskan, keputusan itu setelah adanya dialogis dengan bakal paslon untuk nantinya nama tersebut akan disodorkan kepada DPD Golkar Provinsi dan DPP Golkar.

 “Merekomendasikan pasangan Arif-Rista untuk Pilbup Kebumen. Rekomendasi tersebut akan diserahkan kepada DPD Golkar Provinsi dan DPP Golkar,” kata dia, Senin 24 Februari 2020.

Pihaknya pun berkeyakinan, bahwa usulan yang disampaikan dapat diterima oleh DPP. Terlebih, Arif Sugiyanto menjadi salah satu kader partai yang berlambang pohon beringin tersebut.

“Pak Arif ini kan merupakan kader Golkar, tentunya dari kami mendukung untuk Pilkada besok,” ujarnya.

Mengenai Sekretariat Bersama (Sekber) yang didalamnya juga terdapat partai Golkar, Halimah mengaku, sejak awal memang memiliki keinginan sama dalam mengusung Arif Sugiyanto sebagai kandidat bakal calon bupati. Kendati demikian, ia tidak bisa mengintervensi keputusan masing-masing partai, dilain sisi ia juga berharap sikap partai koalisi dapat seiring sejalan. 

“Karena sejak awal mendukung Arif maka seyogyanya mendukung, tetapi jika berbeda pilihan maka itu menjadi sikap masing-masing partai,” ucapnya.

Sementara, Ristawati Purwaningsih mengaku bangga dengan keputusan Golkar, Menurutnya, keputusan Golkar ini tentu selaras dengan slogan yang diusung bersama pasangannya yakni ‘Bersama Membangun Kebumen’. Tentu dalam membangun bukan saja oleh PDIP tetapi juga partai lain termasuk Golkar.

“Kami berharap yang lain dapat ikut bergabung bersama-sama membangun Kebumen untuk lebih baik,” ucapnya. (K24/Hfd)

 

KEBUMEN, Kebumen24.com- Memasuki detik akhir penyerahan dan verifikasi dukungan bakal pasangan calon (paslon) perseorangan pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Kebumen, satu-satunya paslon dari jalur independen Sujud Sugiarto-Nugroho Budiyuwono dibuat panik akibat server dinilai sedikit bermasalah.
Saat dikonfirmasi melalui aplikasi percakapan, Sujud Sugiarto menyampaikan, hingga pukul 21.24 WIB, tim input data masih berjibaku mengkonversi yang semula dari bukti fisik menjadi data online melalui aplikasi yang telah disediakan pihak KPU Kebumen.

 “Kita akan selesaikan, semoga sebelum pukul 22.00 dapat terselesaikan,” katanya, Minggu 23 Februari 2020.

Ia menyebutkan, kendala yang dihadapi oleh puluhan tim inputer yang dimiliki yakni sulitnya mengakses aplikasi untuk mengunggah data dukungan. Sebelumnya, pada sore hari menjelang dirinya bersama relawan dan simpatisan mendatangi KPU Kebumen, telah terdata melalui aplikasi sebanyak 48 ribu syarat dukungan.

“Setiap kali sistem aplikasi kita bawa ke pos, ternyata error. Maka kita selesaikan di KPU,” ucapnya.

Lebih lanjut, ia menduga bahwa sulitnya tahapan prosesi input data ini ada sejumlah oknum yang ingin menyabotase upaya tim yang sedang dilakukan.

“Jadi diduga kuat ada yang bermain virus didalam aplikasi Silon,” imbuh Sujud.

Hal itu diyakini atas dasar, setiap daerah di luar Kebumen yang memiliki bakal paslon belum ada laporan terkendala masalah server.

 “Ini hanya terjadi di Kebumen, saya tanyakan Solo dan Purworejo tidak ada masalah,” terangnya.

Terpisah, Ketua KPU Kebumen Yulianto menuturkan, mengacu regulasi yang ada, bakal paslon jalur independen untuk Pilbup Kebumen mendatang harus mengantongi ambang batas minimal sedikitnya 69.727 dengan pesebaran di 14 Kecamatan. Mengenai proses penyerahan, pihaknya terus menunggu sejak mulai tanggal 19-23 Februari hingga pukul 24.00 WIB.

“Jadi kesini harus bawa seluruh persyaratan seperti dokumen B1 1KWK dan B2 juga aplikasi harus selesai semua ada waktu sampai jam 12 malam nanti. Jadi tidak ada susulan,” jelas Yulianto. (K24/Hfd)


KEBUMEN, Kebumen24.com – Kondusif Band kembali tampil hibur warga masyarkat Kebumen, dalam acara yang selenggarakan oleh BRI Cabang Kebumen di Alun-alun Kebumen, Sabtu (22/2).
Kondusif Band menjadi band pembuka, sebelum Donnie Sibarani mantan vokalis Ada Band manggung dalam acara BRI-Mo Kebumen selanjutnya membawakan lima lagu koleksi Peterpan dan God Bless.
Semula masyarkat tidak menyangka ternyata vokalis utama band itu adalah Kapolres Kebumen AKBP Rudy Cahya Kurniawan.
Ia yang biasa mengenakan seragam polisi saat blusukan Kamtibmas, kesempatan tadi malam mengenakan kaos hitam dan flanel motif kotak merah seperti vokalis band pada umumnya.
Para warga masyarkat yang hadir diajaknya bernyanyi bersama. Warga masyarkat larut dalam lantunan lagu yang dibawa oleh band yang di dalamnya semua adalah anggota Kepolisian.

“Mantap ini polisi manggung. Owh ternyata vokalisnya Pak Kapolres. Salut lah,” kata salah satu pengunjung saat menyaksikan Kondusif Band manggung.

Kapolres Kebumen mengungkapkan pendekatan diri melalui nge-band mudah diterima masyarkat.
Menurutnya masyarkat lebih mudah menerima pesan Kamtibmas yang disampaikan melalui acara santai.

 “Melalui band kita, kita kampanyekan gerakan anti Narkoba, anti terorisme, anti radikalisme sehingga kebumen selalu kondusif seperti nama band kita (Kondusif Band),” kata AKBP Rudy.

Band Kondusif sudah kerap manggung di berbagai acara di Kebumen. Bahkan pernah tampil sebagai band pembuka dalam acara musik rock Kebumen. (K24/HUMAS POLRES)


KARANGANYAR, Kebumen24.com – Tiger Kebumen Association (TEXAS) merayakan hari jadi yang ke 14 tahun. Acara yang berlangsung di Bale Petanahan Hotel Candisari Karanganyar itu berlangsung semarak dengan diikuti ratusan anggota Klub Motor Texas dan juga anggota berbagai Klub Motor yang berada di bawah naungan Ikatan Motor Kebumen (IMK).
Perayaan 14th Anniversary TEXAS ditandai dengan pemotongan tumpeng oleh Ketua Umum TEXAS Anan Setiawan bersama para founder, Sabtu 22 Februari 2020.
Anan mengatakan acara ini merupakan ajang silaturahmi antara bikers. Diharapkan anggota Tiger Kebumen Association ini dapat terus solid dan terus bisa melakukan kegiatan kegiatan positif.

 “Semoga di anniversary yang ke 14  komunitas kami bisa terus solid dan bisa terus melakukan kegiatan kegiatan positif”, kata Anan.

Klub motor yang berdiri sejak 7 Januari 2006 silam selalu melakukan kegiatan rutin , seperti Family Gathering, Touring, berbagi kepedulian dan berbagai kegiatan sosial lain.  Dan yang terakhir mereka baru saja melakukan Touring menuju ke Sabang Aceh.

Sementara itu, Ketrua Pengurus Ikatan Motor Kebumen (IMK) Wahyu, menyampaikan selamat dan sukses kepada Tiger Kebumen Association  yang telah mencapai usia ke 14 tahun. Dirinya juga berharap untuk  dan menghimbau kepada  bikers – bikers di Kebumen agar bisa menjadi pelopor keselamatan dalam berkendara.

 “Semoga bikers-bikers Kebumen dibawah naungan IMK bisa menjadi pelopor keselamatan dalam berkendara”, imbuhnya. (K24/ARTA)


SRUWENG, Kebumen24.com-  Pimpinan Daerah Nasiyatul Aisiyah (PDNA) Kebumen mengajak kalangan muda untuk menggunakan internet tidak hanya sekedar sebagai sarana media sosial saja, akan tetapi juga dapat dimanfaatkan sebagai peluang untuk menjalankan sebuah bisnis.
Hal itu dikemukakan pada acara Seminar Kewirausahaan yang berlangsung di Aula Rumah Makan Yunani 19 Sruweng, Kabupaten Kebumen, Sabtu 22 Februari 2020 kemarin. Hadir dua narasumber pada kesempatan itu, yakni dr.Faiz Alauddien Reza Mahardika dan Aan Saeful Islam yang menyamapikan mengenai perkembangan teknologi dewasa ini, harus mampu mendorong perubahan perilaku masyarakat serta terciptanya peluang bisnis dan pekerjaan baru.
Dalam acara yang diikuti 150 peserta itu, Faiz Alauddien Reza Mahardika mengajak kepada kalangan muda untuk dapat beradaptasi dengan perubahan yang dibawa oleh arus revolusi industri 4.0. Menurutnya dengan kemajuan era sekarang ini, tidak cukup hanya dengan mengadalkan kecerdasan intelektual saja, namun juga dibutuhkan kemampuan bakat keterampilan.

“Bukan siapa yang kuat tapi industri 4.0 adalah siapa yang kreatif dimana soft skill merupakan kunci utamanya,”ucapnya.


Lebih lanjut, Pengusaha Muda yang akrab disapa Reza ini juga memberikan kiat khusus memulai bisnis hingga berjalan secara kontinuitas. Hal itu semua tentu tidak terlepas dari metode yang disebut lima tangga bisnis, yakni Starting, Profiting, Systemizing, Multiplying, dan Investing.

 “Harus digenggam erat adalah Starting, Profiting, Systemizing, Multiplying, Investing. Kita kita mau menghasilkan yang berbeda tetapi dengan cara yang sama itu suatu yang sulit tercapai. Ternyata bisnis itu bukan menjadi superman tapi bagaimana kita menjadi superteam,” jelas dia.

Sementara itu, Aan Saeful Islam sosok pemuda kreatif asal Kabupaten Cilacap yang menggeluti bisnis online menjelaskan, Bisnis jual-beli secara online semakin menjanjikan di era revolusi industri 4.0. Promosi yang tidak harus digembar-gemborkan serta tidak perlu menyediakan biaya operasional yang tinggi untuk membuat bisnis jual-beli secara online semakin besar.

 “Banyak kemudahan yang ditawarkan pada saat ini, jika nanti atau sudah menjadi salah satu pelaku bisnis, maka persiapkan bisnis anda agar mampu bersaing dan berkembang,” jelasnya.

Menurutnya, penggunaan internet dalam proses berbisnis akan terus mengalami perkembangan. Mulai dari pertukaran informasi secara elektronik ke aplikasi strategi bisnis, pemasaran, penjualan, hingga pelayanan pelanggan. Internet juga akan mendukung komunikasi dan kerja sama global. Selain itu, internet juga memungkinkan orang dari suatu organisasi atau lokasi yang berbeda dapat bekerja sama sebagai satu tim virtual untuk mengembangkan, memproduksi dan memasarkan produk atau pelayanan.
Terpisah, Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kebumen  KH Abduh Hisyam menyampaikan, sudah saatnya generasi milenial memulai bisnis secara kreatif dengan memanfaatkan media sosial sebagai sarana. Sehingga orientasi yang terbangun tidak lagi berpaku pada pakem generasi terdahulu.

“Kalau bisa keinginan menjadi profesi yang orang dulu inginkan itu dirubah. Meraka dituntut berkreatifitas  harus jadi bos memiliki kemandirian dan kemerdekaan dalam keuangan sehingga dapat menentukan nasib kedepan,” tandasnya. (K24/Hfd)


KEBUMEN, Kebumen24.com- Dari sederet nama bakal calon kandidat Bupati maupun Wakil Bupati Kebumen yang mendaftar melalui gerbong PDI Perjuangan, Ketua PDI Perjuangan Megawati Soekarno Putri merestui pasangan calon (Paslon) Arif Sugiyanto berpasangan dengan Ristawati Purwaningsih untuk melenggang pada perhelatan Pilkada serentak 2020.
Restu itu ditunjukan melalui surat rekomendasi berdasar keputusan hasil rapat DPP PDI Perjuangan yang dipimpin langsung Megawati Soekarno Putri. Hari kemarin, Rabu 19 Februari 2020, Ketua DPC PDI Perjuangan Kebumen Saiful Hadi didampingi struktural internal partai menyampaikan keputusan rekomendasi dihadapan awak media.
Saat dikonfirmasi, Arif Sugiyanto mengaku bersyukur atas kepercayaan DPP PDI Perjuangan yang diberikan kepada dirinya. Perjalanan politik menyambut Pilkada akan ia manfaatkan untuk membangun komunikasi dengan partai lain diluar PDI Perjuangan.

“Dalam proses politik ini terus berkomunikasi secara intensif dengan partai partai lain,” jelasnya.

Rekomendasi, menurut Arif, merupakan suatu kepercayaan yang harus diwujudkan melalui tindakan nyata untuk menuju Kebumen memiliki SDM yang unggul serta menjadi Kabupaten mandiri secara ekonomi.

“Amanah yang kami kerjakan dengan sebaik baiknya beserta segala komponen yang ada agar dapat membangun Kabupaten Kebumen Beriman lebih sejahtera,” ujar dia.

Senada dengan Saiful Hadi, mengusung tema pada penyampaian hasil rekomendasi yakni ‘Bersama Membangun Kebumen’. Ia berkeinginan dapat membangun poros koalisi besar pada Pilkada mendatang untuk nantinya secara bersama menyelesaikan pekerjaan rumah yang saat ini menyandang predikat Kabupaten termiskin.

“Seandainya terjadi semuanya gabung, saya termasuk yang senang jika hal itu terjadi. Tagline yang kami ambil dengan harapan bersama komponen yang lain bangkit bersatu untuk membangun kebumen agar tidak termiskin.” ungkap Saiful. (K24/Hfd)

KEBUMEN, Kebumen24.com- Ibarat sebuah mozaik, kepingan peta politik Pilkada Kebumen mulai tampak terlihat jelas dengan keluarnya rekomendasi yang menunjuk pasangan calon (Paslon) H.Arif Sugianto berpasangan dengan Ristawati Purwaningsih untuk melaju pada Pilkada mendatang.
Sebelumnya, DPP PDI Perjuangan memberikan surat undangan kepada keduanya dalam acara penyampaian nama calon kepala daerah yang direkomendasikan melalui PDI Perjuangan pada Pilkada serentak 2020. Sebanyak 48 paslon dari 20 Provinsi  secara resmi dinyatakan layak oleh DPP PDI Perjuangan untuk bertarung di Pilkada setelah menjalani beberapa tahapan penjaringan. Keputusan tersebut berdasar hasil rapat DPP yang dipimpin langsung Ketua Umum Megawati Soekarno Putri.

Perihal penyampaian hasil rekomendasi Paslon untuk Pilkada Kebumen diungkapkan Ketua DPC PDI Perjuangan Kebumen Saeful Hadi di Meotel Hotel Jalan Pahlawan Kebumen. Dihadapan awak media, Saiful yang juga anggota DPRD Provinsi Jawa Tengah menjelaskan alasan mendasar diberikannya rekomendasi kepada Arif Sugiyanto dengan Ristawati Purwaningsih.
Pertama, sosok Arif menurut Saiful menjadi tokoh potensial meraih kemenangan Pilkada sesuai pertimbangan hasil survey yang dilakukan sebelumnya. Dilain sisi, Kebumen membutuhkan figur seperti Arif yang selama ini dikenal baik oleh kalangan masyarakat akar rumput.

“Kalau pertimbangan lengkap saya tidak bisa menjawab secara rinci. Namun berdasar hasil survey dia kuat baik dimata masyarakat maupun jaringan yang berada di atas,” jelasnya, Rabu, 19 Februari 2020.

Alasan mendasar dipilihnya pasangan arif, kalau pertimbangan lengkap saya tidak bisa jawab. Pertama pak arif daftar lewat PDI, hasil survey pak arif berpeluang menjadi pemenang. Kebumen yang menjadi kabupaten termiskin membutuhkan figur yang trengginas yang bisa diterima dibawah diterima seluruh elemen dan memiliki jaringan diatas cukup kuat. Untuk membangun kebumen maka dibutuhkan figur ke atas cukup kuat maka peluang menang.

Sementara, Ristawati Purwaningsih dimata Saiful, memiliki sepak terjang penguasaan yang mumpuni dalam managerial. Terbukti saat ini ia mampu mengelola dibidang kesehatan dengan baik. Ristawati juga merupakan pengurus internal partai, dengan harapan perpaduan epik kedua sosok ini akan berdampak positif pada arah pembangunan Kebumen kedepan. “Bu rista berlatar belakang PNS dan mengundurkan diri ketika dijadikan pengurus. Dia itu kader partai, tinggal melaksanakan perintah tegak lurus dengan pimpinan pusat,” tambah Saiful.
Pada kesempatan itu, dihadiri pula Ketua Nasdem Kebumen, Ketua PKS Kebumen, perwakilan DPC PKB Kebumen serta perwakilan DPC PPP Kebumen. Meski belum dibuktikan komitmen hitam diatas kertas, Saiful mengamini jika partai diluar PDI Perjuangan ikut bergabung dan membangun sebuah koalisi.

 “Kita akan komunikasi kembali, pada intinya kita fokus bagaimana membawa Kebumen lebih baik lagi. Kita perlu bareng menyelesaikan permasalahan kebumen. Maka dari itu kita mengusung tema bersama membangun Kebumen,” tutupnya. (K24/Hfd)