KEBUMEN, Kebumen24.com – Pemandangan hangat terlihat di hari pertama pelaksanaan Masa Ta’aruf Murid Madrasah (MATA MUDA) di MAN 2 Kebumen, Senin (13/7/2026). Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kebumen, Anif Solikhin, turut mengantarkan putrinya yang resmi menjadi peserta didik baru kelas X tahun ajaran 2026/2027.
Kehadiran Anif bukan sekadar mengantar anak ke sekolah, tetapi juga menjadi bentuk dukungan nyata terhadap Gerakan Ayah Mengantar Anak di Hari Pertama Sekolah (GAMAS). Gerakan ini mengajak para ayah untuk terlibat aktif dalam mendampingi pendidikan anak sejak hari pertama memasuki lingkungan sekolah atau madrasah.
Pada tahun ajaran ini, putri Anif menjadi bagian dari 468 murid baru MAN 2 Kebumen yang mengikuti rangkaian MATA MUDA. Kegiatan tersebut merupakan tahap awal bagi peserta didik untuk mengenal lingkungan madrasah, budaya belajar, tata tertib, tenaga pendidik, fasilitas pendidikan, hingga berbagai program pembinaan karakter.
Menurut Anif, Gerakan Ayah Mengantar Anak memiliki makna lebih dari sekadar mengantar putra-putri ke sekolah pada hari pertama.
“Peran ayah sangat penting dalam membangun karakter, menumbuhkan rasa percaya diri, serta memberikan motivasi kepada anak. Kehadiran ayah di hari pertama sekolah menjadi bentuk kasih sayang, dukungan, dan doa agar anak semangat menuntut ilmu. Mudah-mudahan kebiasaan mendampingi anak tidak berhenti hari ini saja, tetapi terus berlanjut dalam perjalanan pendidikan mereka,” ujarnya.
Anif mengaku bersyukur dapat mendampingi putrinya memasuki jenjang pendidikan menengah di madrasah. Baginya, momen tersebut menjadi pengalaman berharga sekaligus pengingat bahwa keberhasilan pendidikan tidak hanya ditentukan oleh sekolah, tetapi juga lahir dari sinergi yang kuat antara keluarga dan satuan pendidikan.
Suasana hari pertama MATA MUDA di MAN 2 Kebumen juga diwarnai kehadiran banyak ayah yang mengantar putra-putrinya. Mereka tampak mendampingi anak-anak memasuki lingkungan madrasah untuk pertama kalinya dengan penuh semangat dan kebanggaan.
Salah seorang wali murid, Suwanto, mengaku sengaja meluangkan waktu untuk mengantar anaknya sebagai bentuk dukungan moral sekaligus memberikan semangat di awal perjalanan pendidikan.
“Kami berharap anak tidak hanya memperoleh ilmu pengetahuan, tetapi juga memiliki pemahaman agama dan akhlak mulia sebagai bekal menjalani kehidupan. Karena itu kami memilih madrasah,” ungkapnya.
Sebanyak 468 peserta didik baru mengikuti seluruh rangkaian MATA MUDA Tahun Ajaran 2026/2027 sebagai proses adaptasi sebelum memasuki kegiatan belajar mengajar. Selama kegiatan berlangsung, para murid diperkenalkan dengan tenaga pendidik, sarana prasarana, tata tertib, budaya belajar, hingga berbagai program pembinaan karakter yang menjadi ciri khas MAN 2 Kebumen.(K24/*).
Eksplorasi konten lain dari Kebumen24.com
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















