SENI BUDAYA

Sanggar Bolosewu Harumkan Nama Kebumen di Tingkat Nasional, Tari Cepet Ayu Sabet Predikat Penampil Terbaik

150
×

Sanggar Bolosewu Harumkan Nama Kebumen di Tingkat Nasional, Tari Cepet Ayu Sabet Predikat Penampil Terbaik

Sebarkan artikel ini

KEBUMEN, Kebumen24.com – Kesenian tradisional Kabupaten Kebumen kembali menorehkan prestasi membanggakan di panggung nasional. Sanggar Seni Tradisional Bolosewu berhasil meraih predikat Penampil Terbaik dalam ajang Festival Tari Tradisional Nusantara yang digelar di Museum Sri Baduga, Bandung, Minggu (3/5/2026).

Prestasi tersebut menjadi bukti bahwa seni budaya daerah asal Kebumen mampu tampil kompetitif sekaligus memikat perhatian publik nasional di tengah beragam pertunjukan tari tradisional dari berbagai daerah di Indonesia.

Dalam festival bergengsi tersebut, Sanggar Bolosewu tampil memukau melalui pementasan Tari Cepet Ayu, sebuah tari kreasi yang dikembangkan dari kesenian tradisional khas Kebumen, Tari Cepetan Alas. Penampilan energik, berpadu dengan konsep dramatik yang kuat dan pengemasan artistik yang modern, sukses menarik perhatian dewan juri.

Pimpinan Sanggar Bolosewu, Wiji Winaras, menjelaskan bahwa Tari Cepet Ayu merupakan bentuk pengembangan dari Tari Cepetan Alas yang telah ditetapkan sebagai Warisan Budaya Takbenda oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia sejak 7 Desember 2021 sebagai warisan budaya milik Kebumen.

“Proses kreatif tari ini tetap berpijak pada akar tradisi, namun dikemas dengan pendekatan artistik yang lebih segar dan komunikatif,” ujarnya.

Menurutnya, melalui Tari Cepet Ayu, pihaknya ingin menghadirkan kekuatan tari tradisional ikonik Kebumen dalam kemasan yang lebih dinamis tanpa menghilangkan ruh dan nilai budaya aslinya.

Keberhasilan tersebut juga mendapat apresiasi dari seniman sekaligus penggagas awal pengembangan tari tersebut, Ki Pekik Sat Siswonirmolo. Ia mengaku bangga atas capaian Sanggar Bolosewu yang dinilai berhasil membawa identitas budaya Kebumen lebih dikenal di tingkat nasional.

“Saya menyampaikan selamat dan turut bangga atas pencapaian ini. Gagasan pengembangan Tari Cepetan sebenarnya telah lama muncul, namun baru kali ini dapat terealisasi dengan baik. Saya berharap prestasi ini menjadi motivasi bagi generasi muda untuk terus melestarikan dan mengembangkan warisan budaya bangsa,” tuturnya.

Tak hanya dari sisi tari, kekuatan pertunjukan juga diperkuat melalui sentuhan musik dan koreografi yang digarap oleh Ki Waris. Sentuhan artistiknya dinilai mampu menghadirkan pertunjukan yang hidup, energik, dan memiliki karakter kuat khas Kebumen.

Festival Tari Tradisional Nusantara sendiri merupakan ajang apresiasi budaya yang mempertemukan berbagai ekspresi seni tari tradisional dari seluruh Indonesia dalam satu panggung kebudayaan. Ajang ini menjadi ruang penting bagi para pelaku seni daerah untuk memperkenalkan sekaligus melestarikan warisan budaya bangsa.

Keberhasilan Sanggar Bolosewu di tingkat nasional diharapkan menjadi inspirasi bagi generasi muda Kebumen untuk semakin mencintai, menjaga, dan mengembangkan seni budaya daerah agar tetap lestari di tengah perkembangan zaman.(K24/*).


Eksplorasi konten lain dari Kebumen24.com

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.