KEBUMEN, Kebumen24.com – Desa Bumiagung, Kecamatan Rowokele, Kabupaten Kebumen, menyimpan kisah legenda leluhur yang masih dihormati hingga kini. Di antara tokoh-tokoh tersebut, nama Mbah Santri Undik menonjol sebagai figur sentral, bersama dua muridnya yang setia, serta Mbah Cablaka dan Mbah Tambakbaya.
Menurut cerita turun-temurun, Mbah Santri Undik merupakan murid Sunan Ampel. Nama “Undik” dalam bahasa Jawa konon berarti seseorang yang pintar atau sakti pada masanya. Meskipun identitas lengkap Mbah Santri Undik tidak tercatat, masyarakat percaya bahwa beliau datang ke wilayah yang kini dikenal sebagai Desa Bumiagung untuk menyebarkan ajaran Islam.
Mbah Santri Undik memiliki dua murid favorit, yang masing-masing diberi wilayah untuk dikuasai: Dukuh Kemantren dan Dukuh Buniayu. Namun, terjadi perbedaan pendapat mengenai batas wilayah hingga akhirnya Mbah Santri Undik menetapkan batas menggunakan sebuah pohon beringin yang dinamai Buyut Lekor, sehingga tercapai perdamaian.
Legenda juga menyebutkan bahwa Mbah Santri Undik pernah memberi pilihan kepada muridnya antara kekayaan atau kepintaran. Murid di Dukuh Buniayu memilih kekayaan, sedangkan murid di Dukuh Kemantren memilih kepintaran. Pilihan ini menjadi mitos turun-temurun, di mana masyarakat Dukuh Kemantren dikenal pintar, tetapi relatif tidak kaya.
Sebagai bentuk penghormatan, masyarakat Bumiagung menggelar tradisi selamatan dua kali setahun. Pertama, pada Bulan Sura, dengan tumpeng, pemotongan kambing, pertunjukan lengger, dan wayang kulit. Kedua, pada Bulan Sya’ban, dengan doa bersama dan tumpeng. Kegiatan dilakukan pada hari Jum’at Kliwon atau Selasa Kliwon sesuai kalender.
Selain selamatan, tradisi ziarah ke makam Mbah Santri Undik juga tetap dijalankan, terutama saat ada keperluan penting seperti pernikahan atau khitanan. Ziarah ini tidak hanya dilakukan masyarakat lokal, tetapi juga peziarah dari luar daerah, termasuk Jakarta dan Lampung.
Tradisi ini menjadi wujud syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa sekaligus menghormati jasa leluhur bagi masyarakat Desa Bumiagung.
Sumber: Desa Bumiagung, Kecamatan Rowokele, Kebumen
Eksplorasi konten lain dari Kebumen24.com
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















