KEBUMEN, Kebumen24.com – Desa Wagirpandan, yang terletak di Kecamatan Rowokele, Kabupaten Kebumen, menyimpan sejarah dan legenda unik yang menjadi bagian penting identitas desa. Nama “Wagirpandan” berasal dari kisah ikatan Dewi Sulastri dengan pohon pandan, yang kemudian menjadi simbol penggabungan antara Desa Bilungan dan Desa Bonjor.
Menurut legenda, pada masa Kanjeng Sinuhun Parangkusuma, Dewi Sulastri menjadi korban kisah cinta segitiga antara Joko Puring dan Raden Jono. Joko Puring, yang pincang, ingin menikahi Dewi Sulastri, tetapi ia menolak. Dewi Sulastri kemudian diikat di pohon pandan di Dusun Bilungan untuk mencegah pelarian. Beruntung, Raden Jono datang menyelamatkan dan membebaskan Dewi Sulastri. Dari peristiwa ini, nama Wagirpandan lahir, yang merupakan penggabungan desa-desa sebelumnya.
Sejarah kepemimpinan Desa Wagirpandan juga tercatat panjang, dimulai dari Kades Sakun yang memimpin selama 20 tahun, diikuti oleh Kepala Desa Sanpawira (16 tahun), Mad Mukrad (8 tahun), Rusdi (5 tahun), Mulyantana (45 tahun), Sachroni (8 tahun), Karto Miharjo (8 tahun), Ruslan (14 tahun), Kamin A.Md (6 tahun), dan kini Supono, yang menjabat sejak dilantik pada 23 Juli 2019.
Selain sejarah, Desa Wagirpandan juga terkenal dengan adat istiadat “Baritan”, yang masih dilaksanakan setiap dua tahun sekali pada bulan Rajab. Kegiatan ini diawali dengan bersih makam dan ziarah massal ke empat makam penting desa, kemudian dilanjutkan dengan pagelaran wayang kulit dengan lakon “Semar Mbangun Kayangan”. Dalam tradisi ini, masyarakat juga menyiapkan sesaji seperti rujak jeruk, nasi hitam, pepes lunjar, tebu ireng, pisang, dan berbagai makanan lain sebagai bentuk syukur dan permohonan agar hasil pertanian melimpah.
Adat Baritan telah diwariskan secara turun-temurun dan menjadi simbol budaya serta identitas masyarakat Wagirpandan. Tradisi ini tidak hanya memperkuat ikatan sosial, tetapi juga menjaga nilai-nilai sejarah yang telah ada sejak abad ke-2 masehi menurut penuturan sesepuh desa.
Sumber: Desa Wagirpandan – Sejarah dan Legenda
Eksplorasi konten lain dari Kebumen24.com
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















