SEJARAH

Sejarah Desa Binangun, Karanggayam: Dari Hutan Belantara hingga Desa Modern

442
×

Sejarah Desa Binangun, Karanggayam: Dari Hutan Belantara hingga Desa Modern

Sebarkan artikel ini
ilustrasi

KEBUMEN, Kebumen24.com – Desa Binangun, yang terletak di Kecamatan Karanggayam, Kabupaten Kebumen, menyimpan sejarah panjang yang kaya akan nilai budaya, perjuangan, dan perkembangan masyarakat. Berdiri sejak zaman penjajahan Belanda, desa ini telah melalui berbagai perubahan yang membentuk identitas dan karakter warganya.

Awal Mula Desa Binangun

Menurut catatan sejarah, pada masa lalu Desa Binangun berupa hutan belantara. Saat era Belanda, seorang tokoh sakti bernama Raden Jigja Wijaya dari Yogyakarta datang dan menetap di wilayah ini. Karena dianggap menentang penjajah, Belanda memburunya.

Setelah menunaikan ibadah haji, Raden Jigja Wijaya mengganti nama menjadi Haji Ismail untuk menghindari pengejaran Belanda. Beliau kemudian membangun permukiman awal yang menjadi cikal bakal Desa Binangun. Ia memiliki seorang putra bernama Wira Pati, yang meneruskan pembangunan desa. Desa yang belum memiliki nama kemudian dinamakan Binangun oleh Wira Pati. Generasi berikutnya, seperti Wira Pada dan cucunya Wira Niti, melanjutkan perkembangan desa ini.

Desa Binangun Masa Modern

Setelah desa mulai maju, beberapa keturunan pendiri pindah ke Desa Somagede, sementara kepemimpinan desa dilanjutkan oleh warga asli Binangun. Beberapa kepala desa yang tercatat antara lain:

  • Mertawakrama (1930–1942) – 12 tahun
  • Marun (1943–1948) – 5 tahun
  • Merta Menawi (1949–1952) – 3 tahun
  • Samtama (1952) – 3 bulan
  • Mbah Resa Menawi (1952–1976) – 24 tahun, terpilih melalui pemilihan pertama
  • Satiman (1977–1982, 1982–1998) – total 19 tahun, termasuk masa kerusuhan
  • Midun (1999–2001) – 2 tahun
  • Slamet Pratowo (2003–2008) – 1 periode
  • Ngadenan (2009–sekarang)

Kepemimpinan tersebut turut menentukan stabilitas, pembangunan, dan kesejahteraan warga Desa Binangun hingga era modern saat ini.

Letak Geografis dan Wilayah

Desa Binangun merupakan desa paling barat di Kecamatan Karanggayam. Secara geografis:

  • Utara: Kecamatan Sempor dan Kabupaten Banjarnegara
  • Selatan: Desa Ginandong, Desa Gunungsari, dan Kecamatan Sempor
  • Barat: Kecamatan Sempor
  • Timur: Desa Glontor

Desa ini berada di kaki perbukitan dengan ketinggian 100–480 meter di atas permukaan laut, berjarak 14 km dari pusat Kecamatan Karanggayam melalui Desa Gunungsari, dan 31 km dari pusat Kabupaten Kebumen melalui Kecamatan Karanganyar.

Pembagian Wilayah

Desa Binangun memiliki beberapa dukuh, yaitu:

  • Dukuh Glempang
  • Dukuh Kalibanci
  • Dukuh Karangkemiri
  • Dukuh Penawangan
  • Dukuh Siterong

Perjalanan panjang Desa Binangun dari hutan belantara hingga menjadi desa modern kini menjadi saksi sejarah dan identitas budaya yang kuat bagi warganya.

Sumber: Website Desa Binangun


Eksplorasi konten lain dari Kebumen24.com

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.