Pemerintahan

GPM Serentak se-Jateng: Bupati Kebumen Pastikan Stok Pangan Aman Jelang Idulfitri

643
×

GPM Serentak se-Jateng: Bupati Kebumen Pastikan Stok Pangan Aman Jelang Idulfitri

Sebarkan artikel ini

KEBUMEN, Kebumen24.com – Pemerintah Kabupaten Kebumen memastikan ketersediaan dan stabilitas harga bahan pokok menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah tetap aman dan terkendali. Hal ini ditegaskan melalui pelaksanaan Gerakan Pangan Murah (GPM) yang digelar di halaman parkir depan Pendopo Kabumian, Jumat (6/3/2026).

Kegiatan yang diinisiasi Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Kebumen ini berlangsung sinergis dengan Badan Pangan Nasional serta dukungan Alumni SMAN 1 Kebumen Angkatan 1996. Program tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah menjaga stabilitas pasokan sekaligus membantu masyarakat mendapatkan bahan pokok dengan harga lebih terjangkau selama bulan suci Ramadan.

Sebelum membuka kegiatan, Bupati Kebumen Hj. Lilis Nuryani bersama jajaran asisten dan kepala OPD mengikuti teleconference dengan Gubernur Jawa Tengah terkait pelaksanaan GPM serentak di 35 kabupaten/kota se-Jawa Tengah.

Setelah koordinasi tersebut, kegiatan pasar murah yang melibatkan 20 vendor dan tenant resmi dibuka dan langsung diserbu warga yang telah mengantre sejak pagi.

Dalam sambutannya, Bupati Lilis Nuryani menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk terus hadir memberikan rasa aman dan tenang kepada masyarakat, khususnya terkait ketersediaan bahan pangan menjelang Lebaran.

Menurutnya, masyarakat tidak perlu khawatir ataupun melakukan panic buying, karena stok kebutuhan pokok di Kebumen dipastikan mencukupi hingga Idulfitri.

“Pemerintah hadir memastikan harga pangan tetap terjangkau bagi masyarakat. Komoditas yang dijual di sini lebih murah karena langsung didatangkan dari produsen, petani, dan peternak, sehingga rantai distribusinya lebih pendek,” ujar Bupati Lilis.

Ia juga mengajak masyarakat untuk ikut menyukseskan gerakan “Stop Boros Pangan”, dengan cara merencanakan kebutuhan makanan secara bijak, baik saat sahur maupun berbuka puasa.

Berbagai komoditas yang dijual dalam Gerakan Pangan Murah ini di antaranya beras SPHP Rp60.000 per 5 kilogram, minyak goreng Rp15.500 per liter, telur ayam Rp24.000 per kilogram, daging ayam Rp17.500 per setengah kilogram, gula pasir mulai Rp16.000 per kilogram, serta aneka sayuran dan cabai mulai Rp5.000 per paket.

Kegiatan GPM kali ini terasa lebih spesial karena melibatkan Alumni SMAN 1 Kebumen Angkatan 1996 melalui program sosial bertajuk “Kembali dan Berbagi.”

Perwakilan alumni, Irma, mengatakan kegiatan ini menjadi bentuk kontribusi nyata alumni kepada masyarakat Kebumen setelah hampir tiga dekade kebersamaan.

“Kami ingin kembali dan berbagi dengan masyarakat. Melalui kegiatan ini, kami menyediakan lebih dari 3.000 kupon potongan harga senilai Rp5.000 hingga Rp10.000 bagi warga,” jelas Irma.

Selain kupon diskon yang telah disiapkan panitia, Bupati Kebumen juga menyempatkan diri meninjau sejumlah stan dan membagikan voucher belanja secara langsung (on the spot) kepada pengunjung yang hadir.

Gerakan Pangan Murah ini merupakan bagian dari program intensif Pemkab Kebumen sepanjang tahun 2026. Hingga saat ini, program tersebut telah digelar lebih dari 100 kali di berbagai desa, termasuk program khusus “GPM Jumpa Ramadan” yang dilaksanakan setiap hari Jumat selama bulan puasa.

Salah satu warga Kebumen, Wulan, mengaku sangat terbantu dengan adanya kegiatan ini karena harga bahan pokok jauh lebih murah dibandingkan harga pasar.

“Harga telur di sini cuma Rp24.000 per kilo, padahal di pasar bisa sampai Rp30.000. Lumayan sekali buat tambahan bahan bikin kue nastar Lebaran,” ungkapnya.

Ia berharap kegiatan serupa dapat terus digelar secara rutin karena sangat membantu masyarakat, terutama menjelang hari-hari besar keagamaan ketika harga pangan biasanya meningkat.(K24/*).


Eksplorasi konten lain dari Kebumen24.com

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.