KEBUMEN, Kebumen24.com – Desa Candi, yang berada di Kecamatan Karanganyar, Kabupaten Kebumen, menyimpan sejarah panjang yang menarik untuk ditelusuri. Jejak masa lalu desa ini tak lepas dari dinamika pemerintahan sejak era kolonial hingga masa modern saat ini.
Pada masa pemerintahan Belanda, wilayah yang kini dikenal sebagai Desa Candi sebenarnya terdiri dari lima wilayah terpisah. Masing-masing wilayah dipimpin oleh seorang lurah, yakni Gemiwang, Kandangan, Kepel, Serang, dan Kalijebug. Seiring perkembangan zaman dan kebutuhan administrasi, kelima wilayah tersebut kemudian digabungkan menjadi satu kesatuan desa yang kini dikenal sebagai Desa Candi.
Perubahan besar juga terjadi pada tahun 1934 hingga 1935, saat dilakukan penataan wilayah di Jawa Tengah. Pada masa itu, Kabupaten Karanganyar digabungkan dengan Kabupaten Kebumen. Bupati Karanganyar saat itu, RAA Sosrohadiwidjojo, kemudian berpindah ke Kebumen dan menggantikan kakaknya dengan gelar RAA Arumbinang VIII.
Dalam perjalanan pemerintahannya, Desa Candi juga mengalami berbagai fase kepemimpinan. Pemilihan kepala desa pertama kali diselenggarakan di Kawedanan Karanganyar, menandai awal sistem pemerintahan desa yang lebih terstruktur.
Adapun daftar kepala desa yang pernah memimpin Desa Candi antara lain:
- 1. Lurah Poncodiwiryo (1889–1914)
- 2. Lurah Tirtasenjaya (1914–1929)
- 3. Lurah Sumoharsono (1929–1930)
- 4. Lurah Rusinir (1930–1960)
- 5. Lurah Tugiyo Hadi Subroto (1960–1990)
- 6. Lurah Sulanjari (1990–1999)
- 7. Lurah Kartowinangun (Pj, masa transisi reformasi)
- 8. Lurah Sadi (1999–2007)
- 9. Lurah Agus Darmanto (2007–2013)
- 10. Lurah Sadi (2013–2019)
- 11. Lurah Sadi (2019–2025)
Masa kepemimpinan di Desa Candi juga mencerminkan dinamika nasional, termasuk periode Orde Baru hingga masa Reformasi pasca runtuhnya pemerintahan Suharto, yang berdampak pada sistem pemerintahan hingga ke tingkat desa.
Kini, Desa Candi terus berkembang sebagai bagian dari wilayah Kabupaten Kebumen, dengan tetap menjaga nilai-nilai sejarah dan kearifan lokal yang diwariskan dari generasi ke generasi.
Sumber: website resmi Desa Candi
Eksplorasi konten lain dari Kebumen24.com
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















