KEBUMEN, Kebumen24.com – Desa Purwodeso, Kecamatan Sruweng, menyimpan cerita panjang yang menjadi dasar identitas dan perkembangannya hingga kini. Nama “Purwodeso” sendiri berasal dari kata Purwo yang berarti pertama atau kawitan, dan Deso yang berarti desa. Nama ini lahir dari penggabungan atau blengketan beberapa desa kecil di wilayah tersebut, menandai awal terbentuknya desa yang kini dikenal sebagai Purwodeso.
Kepala desa pertama yang memimpin adalah Wongsodiwiryo, terpilih pada tahun 1947. Sejak itu, perjalanan desa ini diwarnai oleh berbagai peristiwa penting, mulai dari pembangunan fasilitas umum hingga tantangan sosial dan alam.
Sejarah dan Pembangunan Desa Purwodeso
Beberapa tonggak penting Desa Purwodeso antara lain:
- 1948-1949: Warga sempat mengungsi akibat agresi Belanda, kekurangan pangan, dan muncul penyakit beri-beri.
- 1963 & 1971-1973: Serangan hama tikus dan wereng sempat merusak tanaman padi warga.
- 1969: Gedung SD Negeri pertama berdiri di desa.
- 1976: Balai Desa Purwodeso mulai dibangun, menjadi pusat kegiatan warga.
- 1983: Listrik pertama masuk desa, membawa perubahan signifikan dalam kehidupan sehari-hari.
- 1985: Desa meraih prestasi olahraga, seperti Juara 2 Bola Voli Kabupaten dan Juara 1 Sepakbola Kecamatan selama delapan tahun berturut-turut.
- 2006-2010: Infrastruktur desa mengalami peningkatan, mulai dari rabat beton, jalan macadam, hingga pengaspalan jalan dari RW 01 sampai RW 05.
- 2011-2013: Pembangunan fasilitas pendidikan dan kesehatan, termasuk TPQ, PAUD, dan Pos Kesehatan Desa.
- 2020-2021: Pandemi Covid-19 melanda, menyebabkan beberapa warga dan Kepala Dusun 5 meninggal dunia.
Seiring waktu, desa ini terus berbenah, baik dari segi fasilitas publik maupun perangkat desa, dengan pemilihan kepala desa yang berkesinambungan hingga tahun 2022.
Desa Purwodeso Kini: Cerita, Prestasi, dan Tantangan
Kini, Purwodeso tidak hanya dikenal karena sejarahnya, tetapi juga karena prestasi olahraga, pembangunan infrastruktur, dan pendidikan. Dari lapangan olahraga hingga gedung sekolah, desa ini mencerminkan semangat gotong-royong dan adaptasi warga terhadap perubahan zaman.
Sumber: purwodeso.kec-sruweng.kebumenkab.go.id
Eksplorasi konten lain dari Kebumen24.com
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

















