Pemerintahan

Tak Lagi Mirip “Kali Asat”, Infrastruktur Desa Kedunggong Mulai Bertransformasi

740
×

Tak Lagi Mirip “Kali Asat”, Infrastruktur Desa Kedunggong Mulai Bertransformasi

Sebarkan artikel ini

SADANG, Kebumen24.com — Pembangunan wilayah pelosok terus menjadi fokus utama di masa kepemimpinan Bupati Kebumen, Lilis Nuryani. Selain program Rumah Tidak Layak Huni (RTLH), kunjungan kerja Bupati ke Desa Kedunggong, Kecamatan Sadang, Jumat (2/1/2026), menandai babak baru transformasi infrastruktur desa yang telah lama dinantikan warga.

Selama puluhan tahun, kondisi jalan di Desa Kedunggong dikenal rusak parah dan berbatu. Bahkan, warga kerap mengibaratkannya seperti “Kali Asat”—sungai kering yang dipenuhi batu. Namun kini, wajah desa perlahan berubah seiring mulai mulusnya akses jalan utama.

Kepala Desa Kedunggong, Slamet, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas perhatian pemerintah daerah. Ia menyebut, sejak kepemimpinan Bupati Lilis, pembangunan jalan desa sudah terealisasi dalam dua tahap sepanjang 2,5 kilometer.

“Alhamdulillah, jalan desa kami sekarang sudah mulai mulus. Ini benar-benar anugerah bagi warga kami yang berada di wilayah perbatasan,” ungkap Slamet.

Meski demikian, Slamet berharap pembangunan dapat dilanjutkan untuk sisa jalan sekitar 1 kilometer di perbatasan Wonosobo serta 3 kilometer menuju arah Sadang Wetan.

“Dengan kehadiran langsung Ibu Bupati di Kedunggong, kami berharap ada perhatian khusus agar perbaikan jalan ini bisa dituntaskan,” tambahnya.

Menanggapi aspirasi tersebut, Bupati Lilis Nuryani menegaskan komitmennya untuk mendorong kemajuan desa-desa pinggiran. Menurutnya, Desa Kedunggong memiliki potensi besar, terutama di sektor pertanian dan ekonomi lokal, yang harus ditopang dengan infrastruktur memadai.

“Pokoknya Kedunggong harus maju dan sejahtera. Tanahnya subur, potensi ekonominya ada, maka akses jalannya harus kita kawal bersama,” tegas Bupati.

Selain infrastruktur jalan, Bupati Lilis juga menyinggung program RTLH yang didukung oleh PT Tradha Group. Untuk Desa Kedunggong, bantuan direncanakan menyasar sekitar 10 penerima manfaat.

“Saat ini baru tiga rumah yang sudah terealisasi, sementara sisanya masih dalam tahap survei agar bantuan benar-benar tepat sasaran,” jelasnya.

Program serupa sebelumnya telah dilaksanakan di Desa Kalitengah, Kecamatan Gombong, dan ke depan direncanakan berlanjut ke Desa Sempor.

Menutup pernyataannya, Slamet mewakili warga menyampaikan doa dan harapan.

“Untuk Ibu Bupati dan PT Tradha, semoga selalu diberikan kesehatan, terus jaya, dan mampu membawa Kebumen menjadi lebih baik dan lebih sejahtera,” pungkasnya.(k24/*).


Eksplorasi konten lain dari Kebumen24.com

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.