KEBUMEN, Kebumen24.com — Peringatan Isra Mikraj Nabi Muhammad SAW di Masjid Nurul Huda, Dukuh Bengkiyek, Desa Argopeni, Senin (5/1/2026), menjadi momentum penting bagi warga setempat. Hadir langsung dalam pengajian tersebut, Bupati Kebumen Lilis Nuryani tidak hanya menjalin silaturahmi, tetapi juga membuka ruang dialog dengan perangkat desa dan tokoh masyarakat.
Kepala Desa Argopeni, Slamet Haryadi, mengungkapkan bahwa kehadiran Bupati Lilis merupakan catatan sejarah tersendiri bagi warganya. Pasalnya, ini menjadi kunjungan resmi pertama kepala daerah ke desa yang berbatasan langsung dengan Kecamatan Kutowinangun tersebut.
“Ini menjadi kebanggaan dan motivasi bagi masyarakat Argopeni. Baru kali ini desa kami dikunjungi langsung oleh bupati,” ujar Slamet.
Dalam kesempatan itu, Slamet juga menyampaikan sejumlah aspirasi warga, di antaranya permohonan bantuan pengurugan lahan untuk Koperasi Desa Merah Putih serta perbaikan jalan poros desa sepanjang kurang lebih 300 meter yang kondisinya memerlukan perhatian serius.
Menanggapi aspirasi tersebut, Bupati Lilis Nuryani menyampaikan pandangan yang realistis namun tetap solutif. Ia menjelaskan bahwa awal tahun 2026 diwarnai kebijakan efisiensi anggaran dari pemerintah pusat, sehingga diperlukan koordinasi lanjutan antara pemerintah desa dan pemerintah kabupaten untuk pembahasan teknis pembangunan.
“Ibadah dan kehidupan sosial harus berjalan seiring. Jika imam shalat melakukan kesalahan, maka diingatkan. Begitu juga dengan pemimpin. Jika memang baik, mari diikuti dan didukung, karena memimpin Kebumen butuh kerja sama banyak pihak,” tutur Bupati Lilis memberikan perumpamaan tentang pola kepemimpinan.
Di hadapan jamaah, Bupati juga memaparkan capaian pembangunan Kabupaten Kebumen sepanjang tahun 2025. Tercatat, pemerintah daerah telah memperbaiki 115 ruas jalan dan 20 jembatan yang tersebar di 26 kecamatan.
Meski tahun 2026 dihadapkan pada pemotongan anggaran dari pusat, Bupati menegaskan komitmennya untuk tetap memprioritaskan kepentingan rakyat. Salah satu langkah konkret yang ditempuh adalah mengalihkan anggaran belanja perjalanan dinas serta biaya makan minum rapat ke sektor kebutuhan dasar masyarakat.
“Kami memilih menata ulang belanja agar lebih tepat sasaran untuk memperkuat pelayanan bagi warga,” tegasnya.
Kebijakan tersebut berdampak signifikan, dengan peningkatan alokasi anggaran perbaikan jalan dan jembatan hingga mencapai Rp176 miliar pada tahun 2026.
Acara pengajian yang turut dihadiri oleh Kyai Haji Faturrohman dari Klirong serta jajaran Forkopimcam ini ditutup dengan suasana ceria. Melalui sesi kuis interaktif seputar sejarah Kebumen dan pengetahuan umum, Bupati Lilis membagikan satu unit sepeda dan uang tunai kepada jamaah, menciptakan kedekatan hangat antara pemimpin dan masyarakat.(K24/*).
Eksplorasi konten lain dari Kebumen24.com
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















