KEBUMEN, Kebumen24.com — Kondisi ruas jalan menuju objek wisata Pemandian Air Panas (PAP) Krakal, Kecamatan Alian, Kebumen, menuai keluhan warga. Jalan yang rusak parah, berlubang, bergelombang, dan kerap tergenang air saat hujan dinilai membahayakan keselamatan pengguna jalan sekaligus menghambat aktivitas masyarakat.
Kerusakan tersebut disebut telah berlangsung cukup lama tanpa perbaikan menyeluruh. Akibatnya, para pengendara, khususnya sepeda motor, harus ekstra hati-hati saat melintas, terutama ketika hujan turun dan lubang jalan tertutup genangan air.
Salah seorang warga Kecamatan Alian, Faturahman (24), mengungkapkan kondisi jalan menuju PAP Krakal sangat memprihatinkan dan berisiko menyebabkan kecelakaan.
“Parah banget jalannya. Kalau tidak hati-hati, bisa jatuh, apalagi pas hujan,” ujar Faturahman kepada wartawan, Kamis (15/1/2025).
Ia berharap pemerintah daerah melalui dinas terkait segera mengambil langkah konkret. Menurutnya, akses jalan tersebut memiliki peran penting, tidak hanya bagi mobilitas warga, tetapi juga sebagai penunjang sektor pariwisata.
“Ini kan akses menuju PAP Krakal. Kalau jalannya rusak terus, wisatawan bisa kapok datang,” imbuhnya.

Berdasarkan pantauan di lapangan, kerusakan jalan terjadi di sejumlah titik, mulai dari Simpang Tiga Jatimulyo hingga wilayah Desa Karangkembang. Jalan K1 tersebut terlihat bergelombang dan mengalami retakan di beberapa bagian.
Kondisi paling memprihatinkan terdapat di ruas jalan kabupaten, tepatnya dari Desa Kalirancang hingga Desa Kalijaya. Di jalur ini, lubang-lubang jalan cukup dalam dan membentang di sejumlah titik, sehingga sangat membahayakan pengendara.
Keluhan serupa disampaikan warga lainnya, Anwarul Husna (29). Ia menuturkan, warga sudah lama menyuarakan kondisi jalan rusak tersebut, namun hingga kini belum ada perbaikan secara menyeluruh.
“Itu jalan penting. Warga Krakal kalau ke kota lewat situ. Kalau rusak terus, ya kasihan,” ungkapnya.
Menurut Anwarul, perbaikan jalan menuju PAP Krakal seharusnya menjadi prioritas pemerintah daerah karena memiliki nilai strategis dalam mendukung pergerakan ekonomi masyarakat, khususnya sektor pariwisata.
Menanggapi keluhan tersebut, Kepala Bidang Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kebumen, Kurnia Hadi, menyampaikan pihaknya akan segera menindaklanjuti laporan warga.
“Dlam waktu dekat akan dilakukan pengecekan ke lokasi untuk memetakan titik-titik kerusakan. Selanjutnya kami rencanakan penanganan darurat agar pengguna jalan merasa lebih aman dan nyaman,” jelasnya.
Ia menambahkan, untuk penanganan berkala dan menyeluruh, pihaknya akan mengajukan usulan perbaikan melalui anggaran perubahan.(K24/ILHAM)
Eksplorasi konten lain dari Kebumen24.com
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















