BUAYAN, Kebumen24.com — Upaya mempererat silaturahmi alumni sekaligus menguatkan tradisi keilmuan terus digalakkan Ikatan Alumni Pondok Pesantren Al Anwar Sarang, Rembang. Salah satunya melalui kegiatan Rihlah Ilmiyah dan Tadabur Alam yang digelar di objek wisata Sagara View Karangbolong, Kecamatan Buayan, Kabupaten Kebumen, Jumat–Sabtu (16–17 Januari 2026).
Kegiatan yang berlangsung selama dua hari ini diikuti 219 peserta dari berbagai daerah di wilayah Kedu dan Banyumas, meliputi Kebumen, Cilacap, Purworejo, Wonosobo, hingga Banjarnegara. Selain menjadi ajang silaturahmi alumni, rihlah ini juga menjadi ruang ngaji bersama dengan latar keindahan laut selatan Kebumen.
Rihlah Ilmiyah tersebut diisi dengan tausiyah oleh KH. Ahmad Wafi Maimoen Zubair—putra almarhum KH. Maimoen Zubair—serta KH. Zuhrul Anam Hisyam, Pengasuh Pondok Pesantren At Taujieh Al Islamy 2 Andalusia Banyumas. Jamaah tampak khidmat mengikuti rangkaian pengajian yang dipadukan dengan tadabur alam.
Sekretaris Jenderal kegiatan, Agus Hilmi Mubarok, menjelaskan bahwa rihlah ini dirancang untuk menggabungkan pencarian ilmu dengan perenungan terhadap kebesaran ciptaan Allah SWT.
“Hari ini Ikatan Alumni Pondok Pesantren Al Anwar Sarang menyelenggarakan rihlah ngaji bareng Gus Wafi Maimoen Zubair sekaligus tadabur alam di Kabupaten Kebumen. Melalui kegiatan ini, kita diajak bertafakur dan menumbuhkan kecintaan terhadap alam ciptaan Allah, khususnya di Sagara View Karangbolong yang memiliki pemandangan luar biasa,” ujarnya.
Menurutnya, selain menambah wawasan keilmuan, rihlah ini diharapkan membawa keberkahan karena mempertemukan jamaah dengan para ulama dan orang-orang sholeh.
“Pesannya, para alumni dan santri agar senantiasa khidmah kepada guru dan kyai, menebar ilmu di mana pun berada, berbuat baik, memberi manfaat bagi sekitar, serta menjaga budi pekerti yang luhur,” imbuhnya.
Sementara itu, Ketua Himpunan Mutakhorijin Mutakhorijat Al Anwar (HIMMA) Kabupaten Kebumen, Nasrulloh, menyampaikan bahwa kegiatan ini sekaligus menjadi penutup rangkaian jamaah selapanan Gus Wafi Maimoen Zubair di Kabupaten Kebumen.
“Acara ini juga sebagai bentuk dukungan terhadap visi Pemerintah Kabupaten Kebumen dalam mewujudkan Kebumen yang islami dan religius. Kegiatan ini terbuka tidak hanya bagi alumni Sarang, tetapi juga para muhibbin serta alumni lintas pesantren di Kebumen,” jelasnya.
Ia menambahkan, agenda rihlah ilmiyah semacam ini direncanakan menjadi kegiatan rutin tahunan sebagai penutup kegiatan akhir tahun Hijriah, sekaligus sarana menyatukan visi alumni dalam berkhidmah kepada para kyai.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Bupati Kebumen, Lilis Nuryani, yang menyambut baik pelaksanaan rihlah ilmiyah di kawasan wisata Karangbolong. Menurutnya, kegiatan ini merupakan ikhtiar penting dalam menjaga tradisi ngaji dan dzikir di tengah masyarakat.
“Malam ini kita berada di Sagara View Karangbolong, salah satu anugerah Kebumen dengan pemandangan laut yang luas di atas perbukitan. Pemandangan ini mengingatkan kita akan kebesaran Allah SWT dan mengajarkan kerendahan hati,” tuturnya.
Bupati menilai, rihlah seperti ini menjadi ruang untuk berhenti sejenak dari kesibukan, menenangkan pikiran, membersihkan hati, serta memperkuat niat agar hidup lebih tertata dan bermakna. Pemerintah Kabupaten Kebumen, lanjutnya, memandang majelis ilmu sebagai mitra strategis dalam menjaga kesejukan sosial.
“Peran ulama, kyai, dan jamaah sangat berarti dalam merawat nilai, akhlak, dan persaudaraan. Semoga ikhtiar pembangunan di Kebumen berjalan lancar dan membawa manfaat bagi masyarakat. Mohon doanya agar Kebumen selalu aman, tenteram, makmur, serta dijauhkan dari musibah dan bencana,” pungkasnya.(K24/Ilham).
Eksplorasi konten lain dari Kebumen24.com
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















