KEBUMEN, Kebumen24.com — Rangkaian kegiatan Kebumen Campus Festival (KCF) 2026 resmi ditutup melalui closing ceremony yang berlangsung meriah di Aula Sekretariat Daerah (Sekda) Kabupaten Kebumen, Sabtu (17/1/2026). Kegiatan ini menjadi puncak agenda edukatif yang menyasar pelajar SMA/sederajat dari berbagai sekolah di Kabupaten Kebumen.
Sejak pagi hingga malam hari, KCF 2026 menghadirkan beragam kegiatan inspiratif, mulai dari seminar kepemudaan, campus expo berbagai perguruan tinggi, hingga penutupan yang dikemas dengan hiburan edukatif. Antusiasme ribuan pelajar terlihat memenuhi aula, menandakan besarnya minat generasi muda terhadap pendidikan dan masa depan.
Ketua Panitia KCF 2026, Muhammad Rafi F.A., mengatakan closing ceremony ini menandai berakhirnya seluruh rangkaian kegiatan KCF yang dirancang sebagai ruang edukasi dan motivasi bagi pelajar Kebumen.
“Hari ini merupakan closing ceremony rangkaian kegiatan Kebumen Campus Festival tahun 2026. Pagi diisi seminar, siang campus expo dari berbagai perguruan tinggi, dan sore hingga malam dilanjutkan penutupan serta hiburan,” ujarnya.
Rafi menjelaskan, seminar KCF 2026 mengusung tema “Menyongsong Generasi Emas Indonesia 2045 Melalui Transformasi Generasi Muda Daerah.” Seminar ini diikuti sekitar 1.500 pelajar SMA/sederajat dari berbagai sekolah di Kabupaten Kebumen.
Sejumlah narasumber kompeten turut hadir, di antaranya Ketua Bapemperda DPRD Kebumen M. Fauhan Fawaqi, S.I.P., M.M., figur penguatan karakter Maria Meriarti Restu H., S.S., M.IP., motivator muda Muhammad Lutfi, S.Sos., serta Ketua Presidium PP PMKRI Susana Florinka Merianty Kandamu.
“Melalui KCF 2026, kami berharap tumbuh semangat generasi muda Kebumen untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi. Peningkatan indeks pendidikan akan menjadi modal penting dalam menyiapkan sumber daya manusia unggul untuk pembangunan daerah ke depan,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala Bapperida Kabupaten Kebumen, Bahrun Munawir, menyambut positif pelaksanaan KCF 2026 sebagai wadah strategis bagi pelajar dalam menentukan arah masa depan setelah lulus sekolah.
“Kegiatan ini penting sebagai tambahan wawasan pelajar. Setelah lulus, mau ke mana dan mau jadi apa. Kuliah memang bukan satu-satunya pilihan, tetapi jalur perkuliahan membuka banyak kemungkinan,” ungkapnya.
Ia menegaskan bahwa dunia kampus tidak hanya berfokus pada aspek akademik, tetapi juga pembentukan karakter dan keterampilan sosial.
“Di kampus, mahasiswa dilatih mandiri, berani berbicara, dan mampu bekerja sama. Jangan ragu untuk kuliah karena keterbatasan biaya, sebab saat ini banyak beasiswa yang bisa dimanfaatkan,” tegasnya.
Menurut Bahrun, Pemerintah Kabupaten Kebumen terus menyiapkan masa depan pembangunan daerah dengan melibatkan generasi muda sejak dini. Ia mengajak pelajar untuk terus meningkatkan kapasitas diri, memiliki visi masa depan, serta berani mengambil peran dalam berbagai sektor pembangunan.
“Kami mengajak generasi muda untuk mulai berpartisipasi dari sekarang, karena merekalah yang akan melanjutkan estafet pembangunan Kebumen di masa depan,” pungkasnya.(K24/Ilham)
Eksplorasi konten lain dari Kebumen24.com
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















