KEBUMEN, Kebumen24.com — Kapolres Kebumen AKBP I Putu Bagus Krisna Purnama bersama para pejabat utama (PJU) Polres Kebumen menggelar kegiatan Jumat Curhat bersama Kelompok Wanita Tani (KWT) di Desa Pejagoan, Kecamatan Pejagoan, Jumat (30/1/2026). Kegiatan yang berlangsung di Gedung Lumbung Pangan desa setempat itu disambut antusias oleh warga, khususnya para ibu-ibu anggota KWT.
Sejak pagi, lokasi kegiatan tampak dipenuhi anggota KWT yang datang untuk menyampaikan beragam aspirasi. Mulai dari kondisi keamanan lingkungan, kebutuhan masyarakat desa, hingga dukungan terhadap aktivitas pertanian yang selama ini menjadi penggerak ekonomi keluarga.
Kapolres Kebumen AKBP I Putu Bagus Krisna Purnama mengatakan, Jumat Curhat merupakan ruang dialog yang sengaja dibuka untuk mendekatkan Polri dengan masyarakat. Melalui forum ini, Polri dapat mendengar langsung suara warga tanpa sekat formalitas.
“Jumat Curhat ini adalah wadah komunikasi dua arah. Kami ingin mendengar langsung apa yang dirasakan masyarakat, apa yang menjadi kendala, serta apa yang perlu kami bantu. Karena keamanan dan ketertiban tidak bisa dibangun sendiri, tetapi harus bersama-sama,” ujar Kapolres.
Menurutnya, tujuan utama Jumat Curhat adalah memperkuat hubungan antara Polri dan masyarakat melalui pendekatan yang humanis. Dengan komunikasi terbuka, Polri dapat memahami kebutuhan warga sekaligus mempercepat langkah penyelesaian persoalan di lapangan.
Selain itu, masyarakat juga diajak menjadi mitra aktif dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban di lingkungannya masing-masing.
“Jika komunikasi sudah terbangun dengan baik, potensi gangguan keamanan bisa dicegah sejak dini. Masukan dari masyarakat menjadi bahan evaluasi kami untuk meningkatkan pelayanan,” imbuhnya.

Dalam kesempatan tersebut, Kapolres Kebumen juga meninjau langsung ketahanan pangan di lahan pertanian milik KWT Puspita Pejagoan. Ia melihat aktivitas budidaya sayuran yang dikelola para ibu-ibu, sekaligus menyerap aspirasi terkait pengembangan pertanian lokal.
Kapolres bahkan berkesempatan memetik kembang kol yang telah siap panen sebagai bentuk dukungan Polri terhadap petani lokal. Aksi tersebut disambut gembira oleh anggota KWT yang selama ini aktif mengelola lahan pertanian desa.
AKBP I Putu Bagus Krisna Purnama menilai, hasil pertanian yang dikelola KWT Puspita Pejagoan memiliki kualitas yang sangat baik. Ia menyebut, peran perempuan dalam sektor pertanian terbukti mampu menopang ketahanan pangan keluarga maupun desa.
Kapolres berharap semangat kelompok wanita tani terus tumbuh dan berkembang, sekaligus menjadi inspirasi bagi desa lain dalam mengelola lumbung pangan dan pertanian produktif.
Sebagai bentuk kepedulian, Kapolres Kebumen juga menyalurkan bantuan sosial kepada KWT Puspita Pejagoan. Bantuan tersebut diharapkan dapat memberikan manfaat dan mendukung keberlanjutan aktivitas pertanian masyarakat.(K24/*).
Eksplorasi konten lain dari Kebumen24.com
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.





















