PERISTIWA

Perahu Nelayan Terbalik di Pantai Logending, Empat ABK Selamat

555
×

Perahu Nelayan Terbalik di Pantai Logending, Empat ABK Selamat

Sebarkan artikel ini
Petugas gabungan dari Satpolairud, TNI AL, dan tim SAR mengevakuasi perahu nelayan yang mengalami kecelakaan laut di Pantai Logending, Kecamatan Ayah, Kebumen.

KEBUMEN, Kebumen24.com — Sebuah perahu nelayan bernama Mutiara mengalami kecelakaan laut di kawasan Borderan atau pemecah ombak Pantai Logending, Desa Ayah, Kecamatan Ayah, Kabupaten Kebumen, Jumat (9/1/2025) pagi. Insiden tersebut terjadi sekitar pukul 06.30 WIB saat perahu hendak kembali ke darat usai melaut.

Kapolres Kebumen AKBP Eka Baasith Syamsuri melalui Wakapolres Kebumen Kompol Faris Budiman menjelaskan, kecelakaan bermula ketika perahu memasuki muara Sungai Bodo. Perahu tiba-tiba mengalami kandas sehingga posisinya melintang di jalur muara.

“Dalam kondisi tersebut, datang gelombang cukup besar yang menghantam perahu hingga akhirnya terbalik,” jelas Kompol Faris saat dikonfirmasi.

Meski perahu terbalik, seluruh anak buah kapal (ABK) yang berjumlah empat orang berhasil menyelamatkan diri. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.

Keempat nelayan itu masing-masing bernama Sudarto (42) warga Cilacap Tengah, Agus (40) warga Cilacap Selatan, Tursino (46) warga Kecamatan Puring, Kebumen, serta Kacung (45) warga Kampung Laut, Cilacap. Mereka selamat, namun perahu mengalami kerusakan cukup parah.

Kejadian tersebut pertama kali diketahui oleh dua nelayan setempat, Sugiarto (28) dan Roni Hendarto (29), yang melihat langsung perahu terbalik di muara. Keduanya kemudian segera melaporkan peristiwa itu ke Polres Kebumen.

Mendapat laporan tersebut, Satpolairud Polres Kebumen bersama Pos TNI AL Logending, SAR Lawet Perkasa Kebumen, serta SAR TPI Mertangga Jetis Cilacap langsung mendatangi lokasi kejadian. Tim gabungan kemudian melakukan proses evakuasi perahu nelayan yang terbalik.

Akibat kecelakaan laut tersebut, nelayan mengalami kerugian material yang ditaksir mencapai sekitar Rp20 juta akibat kerusakan pada badan perahu.

Wakapolres Kebumen mengimbau para nelayan agar selalu meningkatkan kewaspadaan, khususnya saat melintas di area muara sungai yang rawan perubahan arus dan gelombang tinggi.

“Keselamatan harus menjadi prioritas utama. Gunakan selalu life jacket dan perhatikan kondisi cuaca serta ombak sebelum dan saat melaut,” pungkasnya.(K24/*).


Eksplorasi konten lain dari Kebumen24.com

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.