KEBUMEN, Kebumen24.com – Pemerintah Kabupaten Kebumen resmi memulai rehabilitasi tahap awal Stadion Chandradimuka sebagai bagian dari komitmen meningkatkan kualitas sarana dan prasarana olahraga daerah.
Pekerjaan yang mencakup pengerukan dan pemadatan tanah, penataan lahan, serta pembangunan sistem drainase ini dikerjakan dengan anggaran Rp4,2 miliar dari APBD 2025. Untuk ahap awal perbaikan ditargetkan rampung dalam 55 hari atau selesai pada 23 Desember 2025.
Hal itu disampaikan Bupati Kebumen, Lilis Nuryani, meninjau langsung progres pengerjaan di lapangan pada Kamis (6/11/2025). Turut mendampingi Plt. Kepala Disdikpora Kebumen, Agus Sunaryo; Kabid Kepemudaan dan Olahraga, Tri Mujiyanto; serta disambut Ketua KONI Kebumen, Zubair Syamsu, dan Wakil Ketua Umum I KONI, Arif Budiman.
Dalam kunjungan tersebut, Bupati Lilis menegaskan pentingnya membangun sarana olahraga secara profesional dan berkualitas. Ia meminta seluruh tahapan pekerjaan dikerjakan secara maksimal, mengingat Stadion Chandradimuka telah lama menunggu revitalisasi.
“Pokoknya dibuat yang baik, yang bagus ya, Pak,” tegas Bupati kepada konsultan pengawas PT Harapan Jaya Lestarindo.
Manajer PT Harapan Jaya Lestarindo, Marwoto, menyatakan kesiapannya memberikan hasil terbaik sesuai standar teknis yang disarankan. Pihaknya juga memiliki pengalaman mengerjakan beberapa stadion besar di Indonesia, termasuk GBK dan JIS.
“Jika mengikuti arahan kami dari awal pengolahan lahan hingga media tanam, insyaallah hasilnya akan maksimal,” jelas Marwoto.
Pada tahap kedua tahun 2026, stadion akan ditanami rumput natural jenis zoysia matrella, rumput berstandar FIFA yang digunakan untuk kompetisi resmi. Rumput sintetis dipastikan tidak akan digunakan karena tidak memenuhi syarat pertandingan.
Plt Kadisdikpora, Agus Sunaryo, menambahkan bahwa kualitas rumput menjadi prioritas utama pada tahap selanjutnya.
“Untuk rumput, kita tidak mau yang seadanya. Anggaran besar harus menghasilkan kualitas yang memuaskan,” ujarnya.
Stadion Chandradimuka diperkirakan baru dapat digunakan kembali pada akhir 2026, setelah seluruh tahap perbaikan dan perawatan rumput selesai. Dalam pengembangan jangka panjang, stadion ini direncanakan menjadi fasilitas modern dengan sistem drainase baru menggunakan pipa khusus, lapisan pasir 40 cm, serta sprinkler otomatis di sekitar 30 titik.
Ketua KONI Kebumen, Zubair Syamsu, mengapresiasi langkah pemerintah daerah dalam memperbaiki stadion kebanggaan masyarakat Kebumen tersebut.
“Mudah-mudahan prosesnya lancar dan sesuai regulasi. Kami ingin Stadion Chandradimuka menjadi kebanggaan masyarakat Kebumen,” ungkapnya.
Bupati Lilis berharap revitalisasi ini menjadi momentum kebangkitan dunia olahraga di Kebumen.
“Kami ingin Stadion Chandradimuka kembali menjadi arena olahraga yang membanggakan dan membawa semangat baru bagi dunia olahraga Kebumen,” pungkasnya.(K24/*).
Eksplorasi konten lain dari Kebumen24.com
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















