PemerintahanPolitikSENI BUDAYA

Meriahkan HUT ke-14, Partai NasDem di Kebumen Gelar Pagelaran Wayang Kulit: Lakon “Wisanggeni Kridha”

1992
×

Meriahkan HUT ke-14, Partai NasDem di Kebumen Gelar Pagelaran Wayang Kulit: Lakon “Wisanggeni Kridha”

Sebarkan artikel ini

KEBUMEN, Kebumen24.com – Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-14 Partai NasDem berlangsung meriah dan penuh makna di Alun-alun Manunggal Gombong, Sabtu malam (1/11/2025). Ribuan warga tumpah ruah menikmati malam penuh kebersamaan dengan puncak acara berupa pagelaran wayang kulit lakon “Wisanggeni Kridha”, yang menampilkan duet dalang kondang Eko Suwaryo dan Amar Pradopo.

Rangkaian acara telah dimulai sejak sore hari dengan kegiatan sosial dan edukatif. Anggota DPR RI, Amelia Anggraini, membuka acara dengan sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan yang disambut antusias oleh masyarakat. Kegiatan ini dilanjutkan dengan penyaluran ratusan paket sembako kepada warga sekitar sebagai bentuk kepedulian sosial dari Partai NasDem.

Menjelang malam, suasana kian khidmat dengan prosesi pemotongan 14 tumpeng, simbol usia Partai NasDem yang ke-14 tahun. Tumpeng-tumpeng tersebut dipotong secara serentak oleh jajaran DPD NasDem dari berbagai kabupaten di Jawa Tengah, termasuk Kebumen, bersama para petinggi partai.

Acara tersebut dihadiri sejumlah tokoh penting dan kader Partai NasDem dari berbagai daerah. Di antaranya, Ketua DPW NasDem Jawa Tengah sekaligus Wakil Ketua MPR RI Lestari Moerdijat, HM Prasetyo, Saur Hutabarat, Elman Saragih, Sugeng Suparwoto, Sri Wulan, Amelia Anggraini, serta Bupati Kebumen Lilis Nuryani.

Tampak pula hadir Dr. Faiz Alauddien Reza Mardhika, Ketua DPD NasDem Kebumen, bersama Khalisha Adelia Aziza, mantan Bupati Kebumen Mohammad Yahya Fuad, KH Yazid Mahfudz, Wakil Bupati Zaeni Miftah, jajaran Forkompimda Kebumen, serta perwakilan dari sejumlah partai politik lain.

Tak hanya itu, acara juga dimeriahkan dengan penampilan Tari Swardana Kabumian, tarian khas daerah yang sebelumnya tampil di pembukaan Kebumen Fest 2025. Gerak lincah para penari yang memadukan nuansa tradisi dan semangat modern menjadi simbol kebangkitan budaya dan perubahan yang selaras dengan semangat Partai NasDem.

Dalam sambutannya, Ketua DPD NasDem Kebumen, Dr. Faiz Alauddien Reza Mardhika, menyampaikan rasa bangga dan syukur atas kepercayaan yang diberikan kepada Kebumen sebagai tuan rumah perayaan HUT ke-14 Partai NasDem.

“Empat belas tahun usia NasDem, kita tidak hanya merayakan ulang tahun, tetapi merayakan sebuah gerakan restorasi perubahan,” ujar dr. Faiz dengan penuh semangat.

Ia juga menyoroti pencapaian signifikan Partai NasDem di Kabupaten Kebumen yang berhasil naik peringkat menjadi partai pemenang ketiga dengan jumlah kursi legislatif meningkat dari 4 menjadi 8 kursi.

“Alhamdulillah, di Pilkada, NasDem memiliki bupati pertama di Jawa Tengah, yaitu Ibu Lilis Nuryani. Ini adalah kebanggaan sekaligus amanah besar untuk terus bekerja dan berkontribusi bagi masyarakat,” tegasnya.

Sementara itu, Bupati Kebumen Lilis Nuryani, yang juga kader NasDem, dalam sambutannya menyampaikan selamat ulang tahun kepada partainya.

“Atas nama pribadi dan Pemerintah Kabupaten Kebumen, saya mengucapkan selamat ulang tahun ke-14 Partai NasDem. Semoga NasDem terus menjadi pelopor perubahan dan senantiasa konsisten dalam memperjuangkan kepentingan rakyat,” ujar Bupati Lilis.

Ia juga menambahkan rasa bangganya sebagai bupati perempuan pertama di Jawa Tengah dari Partai NasDem.

“Walaupun saya ini emak-emak, alhamdulillah bisa menang. Ini bukan hanya kebanggaan pribadi, tapi juga kebanggaan seluruh kader perempuan NasDem. Politik bagi saya adalah pengabdian, dan pengabdian yang tulus pasti akan membawa perubahan,” tutur Lilis disambut tepuk tangan meriah para kader.

Salah satu yang menarik perhatian adalah pemilihan lakon wayang “Wisanggeni Kridha” yang sarat makna filosofis. Ketua Korwil Jateng NasDem, Sugeng Suparwoto, menjelaskan, tokoh Wisanggeni merupakan sosok yang cerdas, kritis, dan berani membela kebenaran.

“Wisanggeni adalah simbol moralitas dan keberanian. Ia berani menentang kebatilan, sebagaimana dalam ajaran Islam yang kita kenal sebagai amar ma’ruf nahi munkar. Karena itu, lakon ini kami pilih sebagai pengingat bagi kita semua bahwa perjuangan politik harus dilandasi nilai dan etika,” jelas Sugeng.

Pagelaran wayang kulit tersebut menjadi bukan hanya tontonan, tetapi juga tuntunan moral. Acara dimulai dengan penyerahan gunungan oleh para petinggi partai kepada kedua dalang, sebagai tanda dimulainya pertunjukan yang berlangsung hingga dini hari.

Menariknya, di sela-sela acara, para tokoh Partai NasDem juga menunjukkan kepedulian sosial dengan membeli dagangan para pedagang kecil seperti kacang rebus dan jagung bakar, lalu membagikannya kepada warga yang duduk lesehan di sekitar alun-alun. (K24/*).


Eksplorasi konten lain dari Kebumen24.com

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.