KEBUMEN, Kebumen24.com – Kinerja keuangan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kebumen menunjukkan hasil yang menggembirakan. Hingga akhir Oktober 2025, realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) tercatat mencapai Rp404,45 miliar, atau 71,09 persen dari target yang telah ditetapkan dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2025.
Capaian tersebut bukan hanya menandakan pengelolaan fiskal yang sehat, tetapi juga menunjukkan adanya lonjakan signifikan 21,77 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Berdasarkan APBD 2025, target PAD Pemkab Kebumen ditetapkan sebesar Rp568,90 miliar, meningkat dibandingkan tahun 2024.
Peningkatan target tersebut menjadi cerminan optimisme Pemkab Kebumen dalam mengoptimalkan potensi ekonomi lokal, mulai dari sektor pajak, retribusi, hingga pengelolaan kekayaan daerah.
Menurut data Direktorat Jenderal Perimbangan Keuangan (DJPK) Kementerian Keuangan per 29 Oktober 2025, terdapat empat komponen utama penyumbang PAD yang berhasil dikumpulkan sepanjang Januari–Oktober 2025, yaitu:
- Pajak Daerah – Realisasi mencapai Rp169,58 miliar atau 72,93 persen dari target Rp232,53 miliar.
- Retribusi Daerah – Berkontribusi terbesar dengan realisasi Rp208,46 miliar, atau 68,78 persen dari target Rp303,07 miliar.
- Hasil Pengelolaan Kekayaan Daerah yang Dipisahkan – Tercapai Rp15,28 miliar atau 71,30 persen dari target Rp21,43 miliar.
- Lain-lain PAD yang Sah – Menjadi komponen dengan capaian tertinggi, yaitu Rp11,14 miliar atau 93,77 persen dari target Rp11,88 miliar.
Dari seluruh komponen tersebut, retribusi daerah menjadi penyumbang terbesar PAD Kebumen tahun ini, disusul oleh pajak daerah.
Capaian tersebut diharapkan mampu terus meningkat hingga akhir tahun 2025, seiring dengan strategi intensifikasi dan ekstensifikasi pendapatan yang dilakukan oleh Pemkab Kebumen melalui berbagai inovasi dan optimalisasi sektor lokal.(k24/*).
Eksplorasi konten lain dari Kebumen24.com
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















