KEBUMEN, Kebumen24.com – Ikatan Guru Raudhatul Athfal (IGRA) Kabupaten Kebumen merayakan Hari Lahir (Harlah) ke-23 dengan meriah dan penuh makna. Puncak acara digelar pada Rabu, 29 Oktober 2025, di Pendopo Kabumian, Kebumen, dengan mengusung tema “IGRA untuk Indonesia, Satu Cinta, Satu Langkah Bergerak, Sejahtera Bersama.”
Peringatan Harlah ini menjadi momentum penting untuk memperkuat kolaborasi serta mengapresiasi peran guru RA dalam membentuk karakter anak usia dini. Bupati Kebumen, Lilis Nuryani, hadir memberikan sambutan hangat yang dipenuhi pujian atas dedikasi para guru RA.
“Saya menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh pengurus dan anggota IGRA atas dedikasi dan pengabdian yang tulus dalam mendidik generasi usia dini menjadi generasi cerdas, berakhlak mulia, dan berkarakter kuat,” ujar Bupati Lilis.
Bupati menekankan bahwa guru RA tidak sekadar mengajar, tetapi juga menanamkan nilai moral dan spiritual sebagai fondasi penting bagi tumbuh kembang anak. Kesabaran, kelembutan, dan ketulusan guru RA menjadi modal utama dalam mendidik anak-anak di usia emas mereka.
Pemkab Kebumen berkomitmen mendukung peningkatan kualitas pendidikan anak usia dini, termasuk melalui pembinaan dan pelatihan bagi guru RA. “Pendidikan usia dini yang kuat akan melahirkan generasi emas Kebumen yang berdaya saing tinggi di masa depan,” tegasnya.

Acara diakhiri dengan pemotongan tumpeng oleh Bupati yang diserahkan kepada Ketua Pimpinan Daerah IGRA Kabupaten Kebumen, Siti Nafingatun, sebagai simbol syukur dan kebersamaan.
Selain Bupati, hadir pula Ketua TP PKK Kabupaten Kebumen Nurjanah, Plt. Kepala Disdikpora Agus Sunaryo, Sekretaris Dinas PMD Azida Nurul Hayya, jajaran Kasi dan Pengawas Madrasah Kantor Kemenag Kebumen, serta Ketua Organisasi Profesi IGTKI, HIMPAUDI, IGBA, dan IGTKM. Kepala dan guru RA se-Kabupaten Kebumen serta Majelis Hikmah RA turut memeriahkan acara yang juga menghadirkan narasumber Dahri Iswanto.
Bupati mengingatkan guru RA untuk tetap menjaga kesehatan di tengah padatnya aktivitas. Ia berharap momentum Harlah ini menjadi penyemangat baru untuk terus berkarya, berinovasi, dan mempererat silaturahmi.
“Teruslah menebar kebaikan dan kasih sayang, karena sejatinya setiap langkah seorang guru adalah doa yang hidup bagi masa depan bangsa,” pungkasnya.(K24/*).
Eksplorasi konten lain dari Kebumen24.com
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















