OPINI PUBLIC

Miliki Kiprah dan Jasa Besar: Herwin Kunadi Usulkan Tiga Tokoh Besar Jadi Nama Jalan di Gombong

2270
×

Miliki Kiprah dan Jasa Besar: Herwin Kunadi Usulkan Tiga Tokoh Besar Jadi Nama Jalan di Gombong

Sebarkan artikel ini
Herwin Kunadi, Dewan Pembina HIPMI Kebumen

KEBUMEN, Kebumen24.com – Dewan Pembina HIPMI Kebumen, Herwin Kunadi, SH, mengusulkan tiga tokoh besar asal Kebumen untuk diabadikan sebagai nama jalan di Kota Gombong. Langkah ini dilakukan sebagai bentuk penghargaan atas jasa-jasa mereka bagi daerah dan bangsa.

Tiga tokoh yang diusulkan antara lain:

  1. Hj. Rustriningsih – tokoh fenomenal yang pernah menjabat Bupati Kebumen, menjadi perempuan pertama yang memimpin Kabupaten Kebumen, sekaligus menjabat Wakil Gubernur Jawa Tengah.
  2. Alm. R. Sunarto – mantan Ketua Majelis Cabang Legiun Veteran Republik Indonesia (LVRI) Kebumen, dikenal sebagai pejuang sekaligus pelestari sejarah daerah.
  3. Letkol CHB R.I. Soehadi – Dansat Kompleks Kowilhan II sekaligus pendiri Stasiun Radio Suara Karang Bolong, radio legendaris di Kebumen yang kini diteruskan generasi penerus menjadi Café Radio Kapi, salah satu cafe terkenal di Gombong.

Menurut Herwin, pengabdian dan prestasi tokoh-tokoh tersebut sangat layak dikenang agar generasi muda tidak melupakan sejarah Kebumen.

“Rustri adalah bupati perempuan pertama di Indonesia. Almarhum R. Sunarto adalah pejuang yang menjaga warisan sejarah Kebumen, dan Almarhum Letkol ( Purn )CHB R.I. Soehadi adalah tokoh militer dengan kiprah yang sekaligus pejuang bangsa sudah sepatutnya nama mereka diabadikan di ruang publik,” ujar Herwin dalam keterangan tertulisnya, Selasa 23 September 2025.

Selain usulan penamaan jalan, Herwin menekankan pentingnya penataan Kota-Kota Tua di Kebumen, seperti Gombong, Karanganyar, dan Ambal. Terlebih, Kebumen pernah meraih penghargaan Adipura. Ia menilai kawasan ini memiliki potensi besar berkat cagar budaya seperti Benteng Van Der Wijck, Secata Gombong,Rumah Martha  Tilaar, Gereja Katolik St Mikael dan berbagai jejak sejarah lainnya.

“Gombong sangat layak dijadikan Kota Pusaka dan Heritage, yang mendukung pengembangan UNESCO Global Geopark (UGGp),” tambahnya.

Herwin juga menyoroti perlunya pembenahan infrastruktur, terutama jalan dan penerangan umum, agar manfaat geopark internasional benar-benar terasa bagi masyarakat Kebumen.

“Geopark internasional sudah seharusnya memberi dampak signifikan. Karena itu, fasilitas publik juga perlu ditingkatkan,” pungkasnya.(K24/THR).


Eksplorasi konten lain dari Kebumen24.com

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

@Kebumen24.com