KEBUMEN, Kebumen24.com – Di balik seragam dinas yang tegas dan penuh wibawa, tersimpan kisah inspiratif seorang putra asli Kebumen yang menapaki karir dengan penuh tekad dan doa ibu. Dialah Kompol Faris Budiman, perwira polisi yang baru saja ditunjuk menjadi Wakapolres Kebumen.
Bagi Faris, lencana Korps Bhayangkara bukan sekadar simbol kedudukan, tapi hasil dari restu dan doa orang tua, khususnya sang ibu.
“Doa tulus ibu menghantarkan saya bisa dipercaya menempati berbagai posisi strategis, termasuk jabatan sekarang. Semua berkat restu beliau,” ungkapnya, Selasa 2 September 2025.
Sejak Februari 2025, Faris kembali ke tanah kelahiran untuk mengabdi. Pulang ke Kebumen bukan sekadar nostalgia, tapi juga kesempatan mendampingi orang tua yang telah menua.
“Orang tua saya sudah sepuh. Alhamdulillah, sekarang tugas lebih dekat ibu. Bisa melihat langsung senyum beliau,” kata Faris.
Faris lahir pada 16 Januari 1988 di Desa Demangsari, Kecamatan Ayah, lingkungan desa yang jauh dari keramaian kota. Meski tumbuh di desa, ia tak pernah minder. Justru prestasi akademiknya menonjol, menempuh pendidikan di SMPN 1 Kebumen, lalu SMA Taruna Nusantara, hingga akhirnya diterima di Akademi Kepolisian (Akpol) pada 2006.
Pria yang kini berusia 37 tahun dan merupakan ayah dari dua anak itu telah meniti karir di berbagai jabatan strategis, mulai dari Kasat Lantas Polres Karanganyar, Paur STNK Polda Jateng, Kasat Lantas Polres Magelang, Kasubbag Renmin Polda Jateng, Kasi Fasmat Polda Jateng, hingga Wakapolres Kebumen saat ini.
Bagi Faris, bertugas di Kebumen bukan sekadar kembali ke tempat lahir. Ia menekankan bahwa pengabdian adalah cara mendekatkan institusi kepolisian pada masyarakat.
“Kita tidak bisa memilih lahir dari rahim siapa atau di mana. Tapi tugas kita adalah terus bekerja keras dan berdoa untuk mengubah nasib,” ujarnya menutup.(K24/*).
Eksplorasi konten lain dari Kebumen24.com
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

















