PERISTIWA

Satu Korban Proyek Sodetan Sungai Klawing Ditemukan Meninggal, Satu Lagi Masih Hilang

×

Satu Korban Proyek Sodetan Sungai Klawing Ditemukan Meninggal, Satu Lagi Masih Hilang

Sebarkan artikel ini
Tim SAR Gabungan saat mengevakuasi jenazah Muhyadi dari tepian Sungai Klawing, Senin (5/8). Proses evakuasi dilakukan dengan penuh kehati-hatian dan didukung peralatan keselamatan lengkap. (Foto: Dok. SAR Cilacap)

PURBALINGGA, Kebumen24.com – Setelah dua hari pencarian tanpa henti, Tim SAR Gabungan akhirnya menemukan satu dari dua pekerja proyek sodetan Sungai Klawing yang sebelumnya dilaporkan hilang akibat terseret arus deras. Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada Senin siang (5/8/2025).

Kepala Kantor SAR Cilacap, M. Abdullah, menjelaskan bahwa jenazah ditemukan sekitar pukul 11.38 WIB oleh warga yang melihatnya di pinggir Sungai Klawing, tepatnya di wilayah Desa Mejasem, Kecamatan Kemangkon, atau sekitar 8 kilometer dari titik awal kejadian.

“Korban berhasil diidentifikasi sebagai Muhyadi (60), warga Penaruban, RT 02 RW 03, Kecamatan Kaligondang, Purbalingga. Jenazah telah dievakuasi dan dibawa ke RS Guteng Purbalingga untuk proses lebih lanjut,” terang Abdullah.

Pencarian terhadap satu korban lainnya, yakni Tedi Septian (28), warga Desa Metenggeng, Kecamatan Dayeuhluhur, Cilacap, masih terus dilakukan. Tim SAR Gabungan menyisir aliran Sungai Klawing hingga sejauh 12 kilometer ke arah hilir.

“Kami fokus melakukan penyisiran sepanjang sungai, mulai dari titik awal kejadian hingga 12 kilometer ke bawah. Kami berharap korban kedua segera ditemukan,” imbuhnya.

Tragedi ini menjadi pengingat akan pentingnya penerapan standar keselamatan kerja, terutama di area rawan seperti proyek dekat sungai saat musim penghujan. Koordinasi cepat lintas instansi serta kesigapan relawan menjadi kunci utama dalam upaya pencarian dan penyelamatan korban.(K24/*).


Eksplorasi konten lain dari Kebumen24.com

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.