SRUWENG, Kebumen24.com – Suasana khidmat dan penuh kebersamaan mewarnai rutinan Majlis Taklim Wal Mujahadah (MTM) Padang Jagad PP. Al Munawir Krapyak Yogyakarta Cabang Kebumen yang digelar di kediaman H. Mokh Lukman, Desa Karangpule, Kecamatan Sruweng, Jumat (15/8/2025). Acara ini sekaligus menjadi ajang tasyakuran haji keluarga H. Mokh Lukman, Hj. Sofiah Budi Astuti, dan Hj. Sodiyah.
Dengan mengusung tema “Merajut Kebhinekaan, Mempersatukan Perbedaan, Guyub Rukun, NKRI Harga Mati”, kegiatan ini dihadiri Kabag Kesra Kebumen, Mukhsinul Mubarok, S.Pd, M.Si, Pengasuh PP. Al Munawir sekaligus MTM Padang Jagad Yogyakarta, KH. Chaidar Muhaimin Afandi, serta Pengasuh Pondok Pesantren Al Istiqomah Karangsari, KH. Johan Amru Al Hafidz, beserta para alim ulama dan tokoh masyarakat.
KH. Johan Amru Al Hafidz selaku pimpinan MTM Padang Jagad Cabang Kebumen menuturkan, rutinan ini selalu digelar setiap malam Sabtu Kliwon. Namun kali ini terasa istimewa karena dihadiri langsung oleh pengasuh pusat dari Krapyak Yogyakarta.
“Rutinan ini biasanya dilaksanakan di Kebumen setiap Sabtu Kliwon. Alhamdulillah, malam ini lebih istimewa karena dihadiri langsung oleh pengasuh pusat, KH. Agus Chaidar Muhaimin dari Pondok Pesantren Krapyak Al Munawir,” ujarnya.
Rangkaian acara diawali dengan Semaan Al-Qur’an 30 juz oleh para hafidz alumni pesantren Krapyak dan pesantren sekitar, dilanjutkan dengan pengajian umum oleh Gus Fauzan dari Ponpes Al Hikmah As Syafiah Kebumen. Puncaknya, para jamaah mengikuti mujahadah yang dipimpin langsung KH. Agus Chaidar Muhaimin.
Sejak pagi hingga malam, jamaah dari berbagai wilayah di Kebumen, seperti Gombong, Ayah, Ambal, hingga Mirit, berbondong-bondong hadir. Mereka mengikuti seluruh rangkaian dengan penuh antusias. Kebersamaan dan ukhuwah begitu terasa, seolah melintasi batas wilayah maupun latar belakang jamaah.
Johan Amru menegaskan, mujahadah bukan sekadar ritual keagamaan, melainkan sarana memperkuat spiritualitas sekaligus menumbuhkan rasa cinta tanah air.
“Harapan kami, melalui mujahadah ini jamaah tumbuh menjadi pribadi yang semakin dekat dengan Allah SWT, berakhlak mulia, dan siap menjadi garda terdepan dalam menjaga kedamaian masyarakat, sekaligus menanamkan cinta kepada NKRI,” jelasnya.
Momentum kegiatan ini juga menjadi refleksi menjelang HUT RI ke-80. KH. Johan Amru berpesan agar umat Islam terus merawat persatuan, mempererat ikatan sosial, dan menjaga kerukunan dalam keberagaman.
“Saya berpesan agar umat muslim semakin merekatkan sesama elemen bangsa dari berbagai suku, menjaga keharmonisan dengan guyub rukun, serta selalu menebar perdamaian,” pungkasnya.(K24/*).
Eksplorasi konten lain dari Kebumen24.com
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

















