Pemerintahan

Menyelami Kemanusiaan di Balik Seragam, Polres Kebumen Nobar “Sayap Sayap Patah 2” Bersama Warga

1110
×

Menyelami Kemanusiaan di Balik Seragam, Polres Kebumen Nobar “Sayap Sayap Patah 2” Bersama Warga

Sebarkan artikel ini

KEBUMEN, Kebumen24.com – Seragam dan senjata bukanlah satu-satunya identitas polisi. Di balik itu, mereka juga manusia yang punya keluarga dan hati nurani. Pesan kuat itulah yang ingin disampaikan Polres Kebumen saat menggelar nonton bareng film “Sayap Sayap Patah 2: Olivia” bersama masyarakat di Bioskop Cineplex, Trio Mall Kebumen, Jumat (30/5/2025).

Kegiatan ini bukan sekadar hiburan, tetapi juga jembatan kedekatan antara polisi dan masyarakat. Hadir dalam acara tersebut berbagai elemen, mulai dari pejabat pemerintah daerah, organisasi kemasyarakatan, mahasiswa, pelajar hingga insan media.

Film ini mengangkat kelanjutan kisah Pandu (Arya Saloka), anggota Densus 88 yang harus membesarkan putri semata wayangnya, Olivia (Myesha Lin), setelah kehilangan sang istri dalam tragedi. Ketegangan hadir tak hanya dari ancaman teroris yang dipimpin Leong (Iwa K), tapi juga dari perjuangan Pandu dalam menjaga anaknya di tengah badai tugas negara.

Diangkat dari tragedi nyata—bom Gereja Oikumene Samarinda 2016 dan kerusuhan Mako Brimob 2018—film ini memadukan drama keluarga yang mengharukan dengan ketegangan aksi aparat. Sosok Suri (Dara Sarasvati), seorang guru yang menjadi sosok penghangat bagi Olivia, menambah sentuhan emosional dalam kisah ini.

Kapolres Kebumen AKBP Eka Baasith mengungkapkan, kegiatan ini digelar sebagai bentuk pendekatan humanis aparat kepada masyarakat. Ia ingin masyarakat memahami bahwa polisi juga memiliki kehidupan personal yang sarat perjuangan dan pengorbanan.

“Melalui film ini, kami ingin menunjukkan bahwa di balik tugas berat sebagai abdi negara, polisi juga manusia biasa yang punya keluarga dan tanggung jawab. Ini bagian dari upaya memperkuat hubungan emosional antara polisi dan warga,” ujar AKBP Eka.

Lebih dari sekadar tontonan, Kapolres berharap film ini menjadi refleksi bersama untuk menjaga nilai-nilai kemanusiaan, kewaspadaan terhadap bahaya terorisme, dan pentingnya menjaga persatuan di tengah keberagaman.

“Kejahatan bisa terjadi kapan saja dan di mana saja. Maka penting bagi kita untuk tetap bersatu, waspada, dan saling menjaga. Semoga film ini menjadi pengingat akan nilai perjuangan dan kemanusiaan,” tutup Kapolres.

Dengan kemasan sinematik yang menggugah dan pesan mendalam, “Sayap Sayap Patah 2: Olivia” menjadi cermin bagaimana tugas polisi tak hanya soal memburu pelaku kejahatan, tetapi juga menjaga nyala kasih di dalam rumah sendiri.(K24/Ilham)


Eksplorasi konten lain dari Kebumen24.com

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.