Olah Raga

Kalahkan JPC Lewat Drama Adu Penalti: Blado FC Jadi Juara di Liga Puring ke-13  

×

Kalahkan JPC Lewat Drama Adu Penalti: Blado FC Jadi Juara di Liga Puring ke-13  

Sebarkan artikel ini

PURING, Kebumen24.com – Blado FC dari Kedaleman Wetan sukses keluar sebagai juara Liga Puring Putaran ke-13 setelah menaklukkan JPC dari Sitiadi dalam laga final yang berlangsung dramatis di Lapangan Desa Waluyorejo, Minggu (25/5/2025). Kemenangan Blado FC dipastikan melalui adu penalti dengan skor 3-1, setelah kedua tim bermain imbang tanpa gol selama waktu normal.

Pertandingan puncak ini berlangsung sengit dan penuh tensi. Jual beli serangan mewarnai jalannya laga, namun hingga peluit panjang dibunyikan, skor tetap 0-0. Adu penalti menjadi penentu, dan Blado FC tampil lebih tenang dalam mengeksekusi tendangan dari titik putih.

Laga final ini dipimpin wasit Ahmad Nasihun, dengan asisten wasit Fajar Bayu dan Mahfudin. Sorak-sorai pendukung kedua tim memadati stadion desa, menciptakan atmosfer luar biasa yang turut memeriahkan pertandingan penentu juara tersebut.

Turnamen Liga Puring tahun ini diikuti oleh 17 tim dari 23 desa di Kecamatan Puring, dan berlangsung selama 36 hari. Tim-tim peserta antara lain Blado FC (Kedaleman Wetan), JPC (Sitiadi), Kenari FC (Weton Kulon), Birawa FC (Weton Wetan), Putra Mandala FC (Kedaleman Kulon), Balinggung FC (Purwoharjo), hingga Singa Laut FC (Tambakmulya).

Ketua Liga Puring, Sigit Pamungkas, menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia yang telah bekerja keras menyukseskan turnamen ini. Ia juga menyoroti kondisi Lapangan Waluyorejo yang meski baru dibangun, sudah layak digunakan untuk pertandingan tingkat kecamatan.

“Alhamdulillah, desa-desa di Kecamatan Puring saling berlomba membangun sarana dan prasarana olahraga, khususnya sepak bola. Ini sejalan dengan program pemerintah: memasyarakatkan olahraga dan mengolahragakan masyarakat,” ujarnya.

Sigit menambahkan, Liga Puring tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga sarana silaturahmi dan pemersatu masyarakat. “Semangat sportivitas dan rasa hormat antar pemain selalu dijunjung tinggi di lapangan,” katanya.

Hal senada disampaikan Kepala Desa Waluyorejo, Tukijan. Ia mengungkapkan, turnamen ini memberi dampak positif bagi warganya. Selain menjadi hiburan murah meriah, kegiatan ini juga meningkatkan perekonomian warga, khususnya para pedagang kaki lima di sekitar lapangan.

“Liga Puring ini membawa manfaat besar. Antusias masyarakat tinggi, dan geliat ekonomi lokal turut terbantu,” kata Kades Tukijan.(k24/*).


Eksplorasi konten lain dari Kebumen24.com

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.