KEBUMEN, Kebumen24.com – Resepsi Milad ke-108 Aisyiyah di Pendopo Kabumian, Minggu (25/5/2025), menjadi momen penuh makna. Tak sekadar seremonial, acara ini menjadi panggung apresiasi terhadap kontribusi nyata Aisyiyah sebagai gerakan perempuan Islam yang terus menebar manfaat hingga ke akar rumput.
Bupati Kebumen, Hj. Lilis Nuryani, yang hadir langsung dalam acara tersebut menyampaikan kekagumannya atas konsistensi Aisyiyah dalam memberdayakan perempuan dan masyarakat. Ia menilai, di usia lebih dari satu abad, Aisyiyah bukan hanya organisasi, tetapi gerakan dakwah sosial yang menginspirasi.
“Aisyiyah hadir bukan hanya sebagai organisasi perempuan, tapi sebagai gerakan harapan. Dakwahnya menyejukkan, geraknya nyata, dan manfaatnya dirasakan masyarakat luas,” kata Bupati.
Lilis juga menyoroti pentingnya peran Aisyiyah dalam menjawab persoalan nyata di tengah masyarakat, seperti akses pendidikan, kesehatan, hingga penguatan ekonomi keluarga. Ia mengajak seluruh elemen Aisyiyah untuk terus menjadi mitra strategis pemerintah, khususnya dalam memperjuangkan isu-isu gender dan keadilan sosial.
“Pemerintah butuh tangan-tangan lembut tapi kuat seperti Aisyiyah. Penuh kasih sayang, tapi juga penuh tekad dalam memperjuangkan nilai-nilai Islam dan keadilan,” ujarnya.
Dalam pidatonya, Bupati menegaskan bahwa kunci kekuatan bangsa dimulai dari keluarga. Dan di balik keluarga yang tangguh, ada perempuan-perempuan hebat yang berdaya.
Ketahanan Pangan Dimulai dari Pekarangan
Tema Milad tahun ini, “Memperkokoh Ketahanan Pangan Berbasis Qaryah Thayyibah Menuju Ketahanan Nasional”, menjadi cerminan komitmen Aisyiyah dalam menjawab tantangan zaman. Ketua Pimpinan Daerah Aisyiyah Kebumen, Navi Agustina, menegaskan bahwa tema ini bukan slogan kosong, melainkan gerakan konkret dari bawah.
“Kita ingin membangun kemandirian pangan dari desa, dari keluarga, dari dapur para ibu Aisyiyah. Inilah kekuatan Qaryah Thayyibah – desa yang baik secara spiritual, sosial, dan ekonomi,” jelas Navi.
Dalam acara tersebut, berbagai cabang Aisyiyah dari seluruh kecamatan turut memamerkan hasil olahan pangan lokal yang sehat dan bergizi. Mulai dari jamu, makanan tradisional, hingga produk pangan mandiri berbasis rumah tangga ditampilkan sebagai bukti nyata kontribusi Aisyiyah dalam membangun ketahanan pangan.
“Kalau keluarga kuat secara pangan, maka Indonesia akan kuat secara keseluruhan,” tandas Navi.
Resepsi Milad ini juga dihadiri oleh Sekda Kebumen Edi Rianto, pimpinan OPD, perwakilan Polres dan Kodim 0709 Kebumen, Ketua PW Aisyiyah Ida Zahara Adibah, Ketua PDM Muhammadiyah Kebumen Joko Purnomo, serta tokoh masyarakat dan undangan lainnya.(K24/*).
Eksplorasi konten lain dari Kebumen24.com
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















