KEBUMEN, Kebumen24.com – Menjelang Hari Raya Idul Adha 1446 Hijriah, geliat penjualan hewan kurban mulai terasa di sejumlah pasar hewan di Kabupaten Kebumen. Meskipun belum seramai tahun lalu, para pedagang mengaku sudah mulai kebanjiran pesanan dari masyarakat.
Pantauan di Pasar Hewan Argopeni, Rabu (21/5), aktivitas jual beli hewan kurban mulai meningkat. Suasana pasar tampak ramai dengan lalu-lalang pembeli yang berburu sapi kurban. Beberapa di antaranya bahkan telah membawa pulang hewan pilihannya menggunakan mobil bak terbuka.
Saripto, salah satu pedagang sapi kurban di pasar tersebut mengatakan bahwa meskipun situasi pasar belum terlalu ramai, namun pesanan sudah berdatangan sejak beberapa hari terakhir.
“Ya sementara ini masih sepi, ramai tahun lalu. Tapi untuk selanjutnya belum tahu, karena lebaran ini masih 26 hari lagi. Pesanan di rumah sudah lebih dari 10, yang sudah laku lima ekor,” ujarnya kepada Kebumen24.com.
Menurut Saripto, harga sapi kurban saat ini masih relatif stabil dan belum mengalami kenaikan berarti. Harga ditentukan berdasarkan jenis dan berat sapi. Rata-rata, sapi dijual dengan harga antara Rp 20 juta hingga Rp 27 juta.
“Tergantung sapinya, kalau berat timbangannya mahal. Yang kemarin laku Rp 27 juta itu timbangannya lima kuintal lebih. Jenisnya macam-macam, ada PO, metal, limousine,” tambahnya.
Para pedagang berharap penjualan hewan kurban akan terus meningkat menjelang Idul Adha. Pasar tradisional seperti Pasar Hewan Argopeni menjadi tempat favorit masyarakat untuk memilih langsung hewan kurban sesuai kebutuhan dan anggaran.(K24/*).
Eksplorasi konten lain dari Kebumen24.com
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















