KEBUMEN, Kebumen24.com – Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Karangsari, Kecamatan Kebumen, menggelar Musyawarah Desa (Musdes) untuk Laporan Pertanggungjawaban Badan Usaha Milik Desa (BUMDES) “Mapan” Tahun 2024. Acara berlangsung di SMK Taman Karya Madya (TKM) Teknik Kebumen, Sabtu 26 April 2025).
Musdes ini dihadiri oleh Camat Kebumen Karyanto, Kepala Desa Karangsari Endrata beserta jajaran perangkat desa, Ketua BPD J. Warsito, Direktur BUMDES Mapan Sri Brimawati, perwakilan Polsek dan Danramil Kebumen, serta sejumlah tokoh masyarakat setempat.
Dalam laporannya, Direktur BUMDES Mapan Sri Brimawati menyampaikan bahwa sepanjang tahun 2024, BUMDES berhasil mencatatkan laba bersih sebesar Rp76.207.501. Meski angka ini mengalami penurunan dibanding tahun sebelumnya, sebagian besar laba telah digunakan untuk ekspansi usaha dengan mendirikan BUMDES Mart 2.
“Alhamdulillah, kami bisa mempertanggungjawabkan kinerja tahun 2024 dengan hasil yang cukup baik. Penurunan laba bersih terjadi karena adanya investasi untuk membuka usaha baru, sebagai langkah memperluas sumber pendapatan BUMDES,” ujar Sri Brimawati.
Saat ini, BUMDES Mapan mengelola beragam unit usaha, di antaranya dua minimarket, layanan Brilink dan PPOB, jasa penyewaan tenant, serta perkebunan pisang. Sri mengungkapkan bahwa omzet dari dua minimarket yang dikelola hampir menembus angka satu miliar rupiah setiap tahun, menjadikannya penyumbang utama pendapatan BUMDES.
Dalam pembagian sisa hasil usaha, BUMDES menerapkan skema berdasarkan AD/ART, yakni 50 persen untuk pengembalian modal, 21 persen untuk Pendapatan Asli Desa (PADes), 17 persen untuk kelembagaan, 10 persen untuk program Corporate Social Responsibility (CSR), dan 2 persen untuk reward karyawan.
“Kami berkomitmen agar manfaat BUMDES benar-benar dirasakan masyarakat, baik melalui peningkatan PADes, program CSR, maupun penghargaan untuk karyawan,” imbuhnya.
Ke depan, Sri menegaskan bahwa BUMDES Mapan akan memprioritaskan penguatan digitalisasi dan perbaikan sistem akuntabilitas pada tahun 2025. Langkah ini diambil berdasarkan hasil audit Inspektorat Kabupaten Kebumen, yang menunjukkan bahwa meskipun kinerja dan manajemen sudah baik dengan skor 90, aspek akuntabilitas keuangan masih perlu ditingkatkan.
“Dari audit tersebut, nilai kesiapan kami 90, kinerja dan manajemen juga 90, sementara pemanfaatan permodalan mencapai 100 atau sangat baik. Namun, akuntabilitas keuangan harus kami perbaiki agar pengelolaan keuangan lebih transparan dan akurat,” jelasnya.
Adapun rincian keuangan BUMDES Mapan tahun 2024 tercatat sebagai berikut:
-
Jumlah Pendapatan: Rp1.070.523.083
-
Biaya Operasional dan Penyusutan: Rp994.315.582
-
Sisa Hasil Usaha: Rp76.207.501
Dengan rincian pembagian Sisa Hasil Usaha:
-
Kembali Modal (50%): Rp38.103.750
-
PADes (21%): Rp16.003.575
-
Kelembagaan (17%): Rp12.955.275
-
CSR (10%): Rp7.620.750
-
Reward (2%): Rp1.524.150
Dengan tekad kuat untuk meningkatkan kinerja, Brimawati optimistis BUMDES Mapan akan semakin berkembang dan memberikan kontribusi yang lebih besar bagi kemajuan masyarakat Desa Karangsari dan sekitarnya.(K24/Ilham)
Eksplorasi konten lain dari Kebumen24.com
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















