Pemerintahan

Bupati Kebumen Tekankan Pentingnya Etika Kedokteran di Hadapan IDI

852
×

Bupati Kebumen Tekankan Pentingnya Etika Kedokteran di Hadapan IDI

Sebarkan artikel ini

KEBUMEN, Kebumen24.com – Bupati Kebumen Lilis Nuryani menekankan pentingnya profesionalisme dan etika kedokteran kepada para dokter yang tergabung dalam Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Kebumen. Pesan ini disampaikannya dalam acara silaturahmi dan rapat pleno IDI di Candisari, Karanganyar, Sabtu 26 April 2025.

Dalam sambutannya, Bupati Lilis mengingatkan para dokter agar senantiasa menjaga nama baik profesi, mengingat maraknya kasus viral yang mencoreng citra dunia kesehatan.

“Saya berharap seluruh dokter di Kebumen dapat menjaga profesionalitas dan etika dalam menjalankan tugas. Jangan sampai terjadi seperti di daerah lain, di mana kasus pelanggaran etika justru merusak kepercayaan masyarakat,” tegasnya.

Lebih lanjut, Bupati menekankan bahwa tugas dokter tidak hanya menyembuhkan penyakit, tetapi juga mendidik masyarakat, menjaga etika profesi, serta menjadi rujukan dalam pengambilan keputusan penting yang menyangkut nyawa dan kualitas hidup manusia.

“Keberadaan IDI sangat strategis, bukan hanya sebagai organisasi profesi, tetapi juga sebagai motor penggerak untuk membangun sistem kesehatan yang lebih adil dan manusiawi,” ujarnya.

Bupati Lilis juga menyampaikan komitmen Pemerintah Kabupaten Kebumen dalam memperkuat layanan kesehatan primer, mendorong inovasi, meningkatkan kapasitas fasilitas dan tenaga kesehatan, serta memastikan bahwa kesehatan menjadi hak dasar yang dapat diakses seluruh warga.

“Saya percaya para dokter di Kebumen bukan hanya tenaga medis, tetapi juga pemimpin dan penggerak perubahan. Terlebih, menjadi panutan dalam menjaga nilai-nilai kemanusiaan,” tambahnya.

Bupati mengajak IDI untuk terus memperkuat kolaborasi dengan pemerintah daerah. “Jika pemerintah dan profesi seperti IDI berjalan beriringan, maka lebih banyak masyarakat yang bisa kita jangkau dan sejahterakan,” tandasnya.

Sementara itu, Ketua IDI Kebumen dr. Agus Tusino menyatakan kesiapan organisasinya untuk mendukung berbagai program kesehatan pemerintah daerah, mulai dari pemeriksaan kesehatan gratis, penanganan stunting, program Keluarga Berencana (KB), hingga pencegahan penyakit menular.

“Kami siap berkolaborasi demi kesehatan masyarakat. Prinsipnya, yang sakit harus diobati, yang sehat harus menjaga kesehatannya dan pola hidupnya,” ucap dr. Agus.

Ia juga mengapresiasi arahan Bupati terkait pentingnya menjaga etika profesi dokter. Menurutnya, sebagai pihak yang memiliki kewenangan dalam menangani pasien, dokter harus menghindari penyalahgunaan wewenang dan senantiasa mematuhi hukum dan kode etik.

“Kami sangat menyesalkan adanya kasus-kasus pelanggaran di tempat lain. Karena itu, kami berkomitmen agar seluruh dokter di Kebumen menjalankan tugasnya dengan menjunjung tinggi etika profesi,” pungkasnya.(K24/*).


Eksplorasi konten lain dari Kebumen24.com

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.