Pemerintahan

Viral Kebakaran Gudang Tani di Kuwarasan, Polisi Pastikan Situasi Kondusif

1183
×

Viral Kebakaran Gudang Tani di Kuwarasan, Polisi Pastikan Situasi Kondusif

Sebarkan artikel ini

KEBUMEN, Kebumen24.com – Sebuah gudang tani milik Sigit Purwanto, warga Desa Kalipurwo, Kecamatan Kuwarasan, Kabupaten Kebumen, mengalami insiden kebakaran yang belakangan menjadi viral di media sosial. Peristiwa ini sempat memicu berbagai spekulasi liar hingga menimbulkan keresahan di tengah masyarakat.

Informasi yang beredar di jagat maya memicu kepanikan, terutama di wilayah Kecamatan Kuwarasan. Banyak netizen yang bahkan tidak mengetahui secara pasti kejadian tersebut turut berkomentar, memperkeruh suasana dengan berbagai spekulasi tak berdasar.

Namun, fakta di lapangan ternyata jauh berbeda dari narasi yang berkembang. Pemilik gudang, Sigit Purwanto, menegaskan bahwa insiden tersebut murni kecelakaan biasa dan tidak ada unsur teror seperti yang ramai dibicarakan.

“Ini hanya kebakaran biasa, bisa menimpa siapa saja yang kurang waspada,” ujarnya.

Situasi di Desa Madureso, yang sempat disebut-sebut menjadi pusat kegaduhan, juga terpantau normal. Aktivitas masyarakat berjalan seperti biasa tanpa ada tanda-tanda ketegangan.

Guna memastikan kondisi yang sebenarnya, Kapolres Kebumen AKBP Eka Baasith turun langsung ke lapangan pada Senin malam (17/2/2025). Dalam sebuah video amatir yang beredar, ia terlihat berdialog dengan dua warga setempat, Maman dan Rasimun, yang juga merupakan perangkat desa.

Maman dan Rasimun memastikan bahwa kondisi di wilayahnya aman dan terkendali. “Kami beraktivitas seperti biasa. Tidak ada kejadian yang mengarah pada aksi teror seperti yang ramai diberitakan,” kata mereka. Keduanya juga mengimbau agar masyarakat tidak terprovokasi oleh informasi yang belum jelas kebenarannya.

Kapolres Kebumen AKBP Eka Baasith menegaskan bahwa pihaknya telah mengerahkan tim dari Polres maupun Polsek setempat untuk melakukan penyelidikan. Ia juga meminta media agar lebih bijak dalam memberitakan sebuah peristiwa, agar tidak menimbulkan kepanikan yang tidak perlu.

“Kami harap media ikut membantu menyejukkan situasi dengan menyampaikan informasi yang sesuai fakta. Berita yang tidak akurat bisa berdampak pada stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) di Kebumen,” tegasnya.

Dengan klarifikasi ini, diharapkan masyarakat tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum terverifikasi dan tetap menjaga ketenangan di lingkungan masing-masing.(K24/*).


Eksplorasi konten lain dari Kebumen24.com

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

@Kebumen24.com