KEBUMEN, Kebumen24.com – Markas Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Kebumen kembali membuka pintu bagi masyarakat yang ingin mengenal lebih dekat aktivitas kemanusiaan yang mereka lakukan. Sekolah, kelompok masyarakat, atau komunitas dapat mengunjungi markas ini secara gratis. Caranya yakni cukup dengan mengirimkan surat permohonan kunjungan.
Seperti yang dilakukan Raudhlatul Athfal (RA) Salafiyah Wonoyoso, Sabtu, 18 Januari 2025. Rombongan disambut hangat oleh PMI Kebumen. Kegiatan yang dimulai pukul 09.00 WIB tersebut diikuti oleh 30 peserta didik dan 5 orang pendamping.
Humas PMI Kebumen, Pipiet Mahardi, pihaknya selalu membuka kesempatan bagi sekolah atau kelompok lain yang ingin berkunjung tanpa dikenakan biaya alias gratis.
“Kami selalu membuka pintu bagi siapa saja, baik anak-anak maupun kelompok lainnya, yang ingin mengunjungi markas PMI. Tidak ada pungutan biaya sepersenpun, alias gratis. Cukup bersurat saja kepada Ketua PMI Kebumen, insyaallah akan kami terima dengan baik. Jika membutuhkan informasi lebih lanjut, silakan hubungi admin di nomor 0858-6373-7496,” jelas Pipiet.
Menurutnya, kunjungan semacam ini menjadi sarana untuk memperkenalkan kegiatan kemanusiaan PMI kepada masyarakat luas, khususnya generasi muda. PMI Kebumen berharap kunjungan semacam ini dapat terus mendorong partisipasi masyarakat dalam mendukung kegiatan kemanusiaan, sekaligus menanamkan nilai-nilai kemanusiaan sejak dini.
“Dengan kegiatan kunjungan seperti ini, kami berharap masyarakat dan sekolah-sekolah di Kebumen semakin mengenal berbagai kegiatan kemanusiaan yang dilakukan PMI,” tambahnya.
Dalam kunjungan ini, peserta mendapatkan berbagai pengetahuan tentang kesiapsiagaan bencana, donor darah, dan pelayanan yang disediakan PMI Kebumen. Selain itu, peserta diajak berkeliling markas untuk melihat langsung beberapa fasilitas, seperti ruang relawan, ruang donor darah, studio podcast, serta ruang logistik.
Tak hanya itu, peserta juga dikenalkan dengan peralatan evakuasi bencana, seperti perahu karet, pelampung, dan ambulans. Di ruang Unit Donor Darah (UDD), peserta diajak melihat proses donor darah secara langsung, mulai dari ruang aftap hingga cafetaria PMI.
Kegiatan ditutup dengan pengecekan golongan darah bagi seluruh peserta, meninggalkan pengalaman edukatif yang berkesan.(K24/*).
Eksplorasi konten lain dari Kebumen24.com
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















